Bagikan:

JAKARTA - Ningning tidak bisa tampil bersama aespa dalam acara musik akhir tahun di Jepang, Kohaku Uta Gassen. Acara ini merupakan acara ikonis tahun baru yang tayang di stasiun televisi NHK pada 31 Desember.

SM Entertainment selaku agensi menyebut Ningning didiagnosa dengan flu dan diminta untuk istirahat. Alhasil, tiga anggota aespa: Karina, Winter, dan Giselle tampil bertiga.

“Ningning didiagnosa dengan influenza setelah menerima perawatan untuk masalah kesehatannya. Dia disarankan untuk istirahat,” kata SM Entertainment pada Selasa, 30 Desember.

“Hanya tiga anggota - Karina, Giselle dan Winter yang akan tampil dalam acara akhir tahun ini,” katanya.

Pernyataan ini beriringan dengan kontroversi yang sempat berkaitan dengan aespa setelah mereka dikonfirmasi tampil dalam acara Kohaku Uta Gassen.

Acara yang sudah berjalan selama berpuluh tahun lamanya selalu menghadirkan berbagai penyanyi dan musisi dari Jepang mau pun negara lain, tidak terkecuali Korea Selatan. Akan tetapi berbeda dengan aespa yang justru menuai kontroversi.

Sebuah petisi dalam situs Change.org meminta NHK untuk membatalkan penampilan aespa. Petisi itu sudah ditanda tangan 70 ribu pengguna dalam dua hari. Awalnya, mereka berargumen pembatalan aespa karena unggahan Ningning di media sosial pada tahun 2022 ketika dia mengunggah foto lampu dekorasi yang dianggap mirip dengan kabut bom nuklir. Ningning disebut tidak mengenal sejarah dengan baik.

Di sisi lain, situasi politik antara China dan Jepang memanas setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan kemungkinan keterlibatan militer di konflik Taiwan.

Pemerintah Beijing juga memperketat pelarangan wisata ke Jepang, konten dan budaya Jepang untuk diakses warganya.