JAKARTA - Aktris papan atas Dian Sastrowardoyo mengambil langkah besar dalam kariernya melalui film "Esok Tanpa Ibu". Tidak hanya berperan sebagai aktor utama, ia juga melakukan debutnya sebagai seorang produser bersama rumah produksi barunya, Bikin Film.
"Ini adalah film pertama di mana saya akhirnya memberanikan diri mengambil dua peran; baik sebagai seorang Ibu di sini sebagai aktornya, tapi juga produser," ungkap Dian di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 15 Desember.
Menjalani dua peran sekaligus diakui sebagai sebuah tantangan yang tidak mudah. Ia harus bisa membagi fokus antara kebutuhan kreatif sebagai aktor dan tanggung jawab manajerial sebagai produser.
Tantangannya sebagai aktor pun tidak kalah berat. Dalam film ini, Dian harus memerankan dua versi dari karakter Ibu: versi manusia yang hidup dan versi "AI Ibu" yang merupakan replika digital.
"Menarik karena di cerita ini saya juga mempraktekkan acting dalam dua peran: Ibu yang hidup dan Ibu yang sebagai 'AI Ibu'," jelasnya.
Untuk bisa mendalami karakter sebagai AI, Dian melakukan riset yang unik. Ia mengaku jadi sering mengajak bicara asisten virtual AI yang ada di ponselnya.
BACA JUGA:
"Aku akhirnya jadi jujur jadi sangat sering ngobrol sama AI yang ada di cellphone aku," katanya.
"Terus aku jadi kebiasaan sama intonasinya si AI aku," lanjutnya.
Ia juga membocorkan bahwa karakter "AI Ibu" akan mengalami beberapa evolusi dalam film. Mulai dari versi 1.0 yang kaku, hingga versi 3.0 yang sangat menyerupai manusia.
Film Esok Tanpa Ibu bercerita soal Rama (Ali Fikry) yang tak sejalan dengan Ayahnya (Ringgo Agus Rahman), dan hanya dekat dengan Ibunya (Dian Sastrowardoyo) harus menghadapi situasi sulit ketika Ibunya jatuh koma.
Saat mulai terpuruk, Rama menemukan bantuan tak terduga dalam i-BU: sebuah AI ciptaan temannya yang membuat Rama bisa melihat wajah, suara, dan bahkan menjadikan AI tersebut alat bantu untuk merangsang kerja otak Ibunya. Bisakah Rama mengobati kesepian dan menyembuhkan Ibunya lewat bantuan AI?
Rencananya film ini akan mulai tayang 22 Januari 2026 mendatang.