JAKARTA - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sumut Fashion Beauty 2025, sebuah ajang yang menjadi ruang berkumpulnya pelaku fashion, kecantikan, dan industri kreatif di wilayah Sumut.
“Sumut Fashion Beauty 2025 menjadi wadah bagi desainer lokal, UMKM, dan komunitas kreatif untuk menampilkan karya terbaik mereka,” ujar Kahiyang usai menghadiri penutupan acara tersebut di Museum Negeri Sumut, Ahad.
Kahiyang berharap gelaran ini dapat mendorong peningkatan kualitas produk lokal sekaligus memperluas akses pasar, terutama bagi pelaku usaha perempuan. Ia juga mengapresiasi penyelenggara karena telah membuka ruang bagi tumbuhnya talenta kreatif daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan UMKM sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya saing produk lokal. “Melalui acara ini, potensi wastra Sumut bisa diperkenalkan lebih luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” tutur istri Gubernur Sumut Bobby Nasution itu.
BACA JUGA:
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut, Yudha Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa Sumut Fashion Beauty 2025 menghadirkan 30 model profesional serta sembilan desainer lokal, yaitu Junot Hutabarat, Risma Marpaung, Yossi Soselisa, Sevira, Khairunnisya, Irma Siregar, Rani Revi, Zul Said, dan Eko Tjandra.
Acara ini tidak hanya menampilkan peragaan busana, tetapi juga beragam kegiatan lain seperti pameran multi-etnik, bazar fashion dan kecantikan, serta kompetisi modeling, make up artist, dan fashion designer.
Yudha menambahkan bahwa gelaran ini menjadi ruang promosi awal menuju Fashion Week 2026 dan membuka peluang lebih besar bagi para desainer maupun UMKM Sumut untuk tampil di panggung nasional. “Para pemenang kompetisi akan kami kirim ke Jakarta. Ini pertama kalinya pemilihan ikon Indonesia Fashion Week dilakukan di luar Jakarta, dan Medan menjadi kota pembuka,” ujarnya.