JAKARTA - Maria Theodore merasa tertantang saat menerima tawaran sebagai cast di Vidio Original Series Jalinan Terlarang. Di sini ia memerankan karakter Gina, seorang remaja yang terjebak di hubungan terlarang.
Dalam konferensi pers yang digelar pekan lalu, Maria mengakui ini adalah langkah berani yang ia ambil. Dirinya mengaku karakter ini membuatnya keluar dari zona nyaman.
"Gina punya karakter yang berlayer-layer. Dia tidak hanya seorang pelakor yang tiba-tiba datang ke rumah pengin ngerusak rumah tangga orang. Tapi dia memang punya luka batin yang terlalu dalam dan cukup sakit," jelasnya kepada awak media di kawasan Jakarta Pusat, 25 September.
Baginya, jajaran karakter yang ada di series ini punya kompleksitas tersendiri. Drama percintaan dan keluarga jadi sebuah konflik yang rumit dalam universe Jalinan Terlarang, sehingga penonton akan dihadapkan dengan perspektif beragam dari masing-masing karakter.
"Bukan perselingkuhan yang isinya ini si jahat, ini si baik, nggak gitu. Setiap karakter punya layer mereka masing-masing, ounya jalan cerita masing-masing, ada background-nya yang dalam banget. Jadi gak sepenuhnya soal adegan intimate," tambahnya.
SEE ALSO:
Lewat peran ini, ia ingin mengajak penonton berempati terhadap seseorang yang sudah dicap jelek dari awal. Namun bukan berarti ia membenarkan perselingkuhan, tapi memberi gambaran lain dalam kisah cinta yang tak seharusnya.
Di series Jalinan Terlarang, Maria Theodore bersanding dengan dua aktor yang lebih senior, yakni Marshanda (Syafa) dan Dimas Anggara (Rangga). Konfliknya tak hanya soal rumah tangga mereka berdua, tapi juga dengan Kiesha Alvaro (Fajar) dan keluarganya yang tak utuh.
Series arahan sutradara John de Rantau dan Angling Sagaran ini akan hadir dalam 10 episode. Siap mengaduk emosi penonton, kisah mereka akan hadir setiap Kamis mulai 2 Oktober.