Bagikan:

JAKARTA - Telur sudah jadi bahan dapur andalan, mulai dari orak-arik untuk sarapan, campuran kue, sampai lauk harian. Tapi, pernahkah Anda bertanya-tanya, perlukah mencuci telur sebelum akhirnya dimasak?

Jawabannya ternyata tidak sesederhana 'iya' atau 'tidak'. Semua tergantung dari mana telur itu berasal. Telur yang dijual di supermarket dan telur segar dari peternakan atau ayam peliharaan di rumah punya cara penanganan yang berbeda.

Mengetahui perbedaannya penting supaya telur yang kita konsumsi tetap aman, segar, dan berkualitas saat dimasak.

Lisa Steele, seorang pakar ayam pekarangan asal Maine, Amerika Serikat, yang sudah menulis enam buku soal perawatan ayam, menjelaskan bahwa aturan kebersihan telur memang berbeda-beda. Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari laman Martha Stewart.

1. Sebaiknya Cuci Telur dari Peternakan atau Pasar Tradisional Sebelum Dipakai

Telur yang baru dikeluarkan ayam sebenarnya dilapisi oleh lapisan alami yang disebut bloom. Lapisan ini berfungsi sebagai pelindung, menjaga agar bakteri tidak masuk ke dalam telur sekaligus menahan kelembapan. Kalau dicuci terlalu cepat, lapisan ini hilang. Akibatnya, umur simpan telur bisa lebih pendek dan risiko kontaminasi justru lebih tinggi.

Selama lapisan bloom masih ada, telur segar bisa disimpan di suhu ruang selama beberapa minggu. Namun, Steele menekankan, cuci telur dilakukan sebelum akhirnya digunakan. Kalau tidak, bakteri seperti Salmonella, E. coli, atau Listeria bisa masuk ke dalam telur saat kita memecahkannya.

2. Telur dari Supermarket Sebaiknya Jangan Dicuci

USDA (Departemen Pertanian AS) menyarankan agar konsumen tidak mencuci lagi telur yang sudah dibeli. Air cucian justru bisa membuat kuman masuk lewat pori-pori cangkang. Anda hanya perlu menyimpan telur supermarket di dalam kulkas.

Cara Mencuci Telur Segar dengan Aman

Jika telur dari peternakan atau ayam sendiri terlihat kotor, Steele menyarankan untuk membersihkannya dengan spons kasar guna menghilangkan kotoran. Lalu, tepat sebelum dipakai, lakukan langkah ini:

1. Bilas dengan air hangat mengalir (sekitar 10°C lebih hangat dari suhu telur).

2. Gosok perlahan menggunakan tangan atau spons lembut.

3. Keringkan segera dengan handuk bersih, lalu gunakan.

Telur dari supermarket dan telur segar dari ayam rumahan memang punya aturan berbeda. Tapi ada satu hal yang sama, yaitu simpan telur di dalam karton dengan posisi menghadap ke bawah. Cara ini membantu menjaga kesegaran dan mencegah kuning telur bergeser.