YOGYAKARTA - Jerawat di pipi sering kali terasa lebih mengganggu karena mudah terlihat dan bisa meninggalkan bekas. Jerawat di pipi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik dari luar maupun dalam tubuh. Salah satu pemicu utamanya adalah paparan bakteri dari tangan atau benda-benda yang sering bersentuhan dengan wajah. Tetapi makan makanan tertentu juga bisa memicu jerawat. Nah, makanan apa yang bikin jerawat di pipi? Berikut dijelaskan tujuh penyebab umum jerawat di area pipi, serta solusi praktis untuk mengatasinya.
1. Makan makanan tinggi gula atau produk susu
Beberapa studi menyebutkan bahwa makanan tertentu, terutama yang tinggi gula dan produk susu, dapat memengaruhi hormon dan memperparah jerawat. Makanan yang tinggi gla dan produk susu, melansir Harvard Health, Senin, 14 Juli, dapat memicu inflamasi dalam tubuh. Ini juga memicu breakout jerawat di pipi. Untuk mencegah jerawat karena diet tertentu, penting memperhatikan asupan makanan harian. Kurangi konsumsi makanan olahan, minuman manis, dan produk susu berlebih. Cobalah menambah sayuran segar dan air putih.
2. Ponsel yang kotor
Layar ponsel yang sering menempel di pipi saat menelpon bisa menyimpan bakteri, minyak, dan kotoran yang berpindah ke kulit. Menurut Annie Gozales, MD., dermatolog yang berbasis di Miami dilansir Byrdie, tanpa disangka gawai yang tak lepas dari tangan ini dapat menyebabkan jerawat pada pipi. Saran untuk mencegah timbulnya jerawat di pipi, perlu bersihkan layar ponsel secara rutin menggunakan tisu antiseptik atau kain mikrofiber yang dibasahi cairan alkohol. Atau sebisa mungkin, gunakan earphone saat menelpon.
3. Sarung bantal dan handuk jarang diganti
Kain yang menyentuh wajah saat tidur atau mengeringkan wajah bisa menumpuk minyak, debu, dan bakteri. Menurut Gonzales, sekalipun Anda merawat kulit wajah secara paripurna, tetapi kalau bantal dan handuk jarang ganti, akan banyak peluang terpapar kuman dan sebabkan jerawat.
Bantal, sprei, dan handuk yang jarang ganti jadi tempat berkembangbiak bakteri, debu, kotoran, jamur, dan elergen. Partikel tersebut yang dapat memicu jerawat di pipi. Untuk mencegah jerawat pipi, ganti sarung bantal minimal seminggu sekali dan gunakan handuk wajah khusus yang bersih. Hindari memakai handuk tubuh untuk wajah.
4. Sering menyentuh wajah
Tangan menyentuh berbagai permukaan sepanjang hari. Kalau kata Gonzales, pipi seolah menanggung beban dari kebiasaan kita sehari-hari. Semakin sering kita menyentuh wajah, semakin banyak kotoran, bakteri, minyak, alergen, dan sel kulit mati menempel pada kulit wajah, terutama area pipi. Ketika menyentuh pipi, bakteri dari tangan bisa berpindah ke kulit dan memicu jerawat. Jadi, biasakan untuk tidak menyentuh wajah tanpa alasan. Jika memang perlu, pastikan tangan dalam keadaan bersih.
5. Alat makeup yang kotor
Spons atau kuas makeup yang jarang dibersihkan bisa menyebarkan bakteri ke wajah. Penting juga memperhatikan komposisi berbagai produk makeup yang Anda pakai. Sebisa mungkin, hindari produk yang mengandung bahan penyebab jerawat. Seperti mengandung alkohol atau pewangi sintetis yang mungkin dapat mengiritasi atau bersifat comedogenic. Selain itu, cuci kuas makeup minimal seminggu sekali. Gunakan sabun khusus kuas atau sampo bayi dan keringkan dengan baik sebelum digunakan kembali.
BACA JUGA:
6. Masker majah (Maskne)
Pemakaian masker dalam waktu lama bisa menyebabkan gesekan, kelembapan, dan penumpukan keringat yang menyumbat pori-pori. Jadi kalau Anda beraktivitas di tempat ramai dan harus memakai masker, pilihlah masker dengan bahan lembut, seperti dari kain katun. Ganti masker secara rutin dan cuci setelah digunakan, terutama jika masker kain.
7. Ketidakseimbangan hormon
Fluktuasi hormon, seperti saat menstruasi, kehamilan, atau kondisi medis seperti PCOS, dapat meningkatkan produksi minyak dan memicu jerawat. Jerawat di pipi karena masalah ketidakseimbangan hormon, penting untuk dikonsultasikan ke dokter kulit atau ahli endokrin jika jerawat terasa parah atau tidak membaik dengan perawatan biasa. Terapi hormon bisa menjadi solusi.
Seperti pada penjelasan di atas, jerawat di pipi bisa dipicu oleh banyak hal, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga faktor dalam tubuh. Namun kabar baiknya, sebagian besar bisa dicegah dengan perubahan kecil dalam rutinitas Anda. Mulailah dari menjaga kebersihan, memilih produk yang sesuai, dan tidak ragu untuk mencari bantuan medis bila perlu.