Makan Terburu-buru Kurang Nikmat, Cobalah <i>Mindfull Eating</i> yang Punya 5 Manfaat Ini
Ilustrasi manfaat mindfull eating (Pexels/Tirachard Kumtanom)

Bagikan:

JAKARTA – Alih-alih makan terburu-buru sehingga berisiko tersedak maupun cita rasa makanan kurang tercerap nikmat, mindfull eating bisa jadi solusi untuk menikmati ‘ritual’ makan sehari-hari.

Makan adalah kebutuhan, agar tak semata-mata karena memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh maka manfaat mindfull eating di bawah ini dapat menguntungkan kesehatan mental maupun fisik.

Bisa mengatasi kebiasaan makan yang buruk

Dengan menghitung porsi yang pas sesuai rasa kenyang, Anda dapat terhindar dari kebiasaan makan yang buruk apabila mempraktikkan mindfull eating. Berdasarkan rekomendasi ahli dari Harvard School of Public Health, menjaga berat badan ideal bisa dilakukan dengan manajemen makan.

Apabila sudah kenyang, maka berhenti makan. Agar makanan di piring tak terbuang, maka ambillah porsi yang pas sesuai kapasitas perut.

Makan lebih nikmat

Pernah merasa bosan makan apapun? Ini bisa disebabkan kurang menikmati rasa makanan disetiap suapannya. Maka, mindfull eating menawarkan manfaatnya untuk menikmati setiap cita rasa dalam setiap sendok makanan yang Anda kunyah.

Mindfull eating adalah cara makan yang melibatkan kesadaran penuh. Mempraktikkan mindfull eating berarti menimbang porsi, mengenal jenis dan cara mengolah makanan, menikmati rasa, dan mengenali isyarat tubuh.

 

Lebih mempertimbangkan kualitas makanan

Makanan yang berkualitas bukan makanan yang mahal atau berbahan khusus. Namun, mempertimbangkan kualitas artinya mengerti kandungan setiap bahan makanan serta mengetahui bagaimana cara mengolahnya agar nutrisi tetap terkandung maksimal.

Anda bisa saja membeli makanan atau tidak mengolah sendiri, tetapi penting untuk mengetahui komposisi serta cara pengolahan makanan untuk tetap sehat dikonsumsi.

Mengurangi stres, kecemasan, dan emotional eating

Studi metaanalisis dari 36 publikasi penelitian dalam Journal of Consulting and Clinical Psychology menemukan ada cara mengurangi stres berbasis kesadaran dan terapi kognitif berdasarkan kesadaran.

Mindfull eating salah satu yang berkontribusi memperbaiki pasien dengan stres, depresi, kecemasan dan komplikasi berat badan. Intinya terapi berbasis kesadaran, saat makan misalnya, dapat mengubah proses kognisi dan afeksi yang memicu masalah klinis.

Belajar mendengarkan suara hati

MIndfull eating fokus pada kesadaran, perhatian atas diri sendiri, dan kebebasan memilih jenis makanan yang dikonsumsi. Anda tak wajib mengikuti tren makanan, dengan menjalani mindfull eating lebih bisa mendengarkan suara hati atau apa yang benar-benar ingin Anda makan.

Isyarat tubuh seringkali diabaikan saat makan tergesa diwaktu-waktu sibuk. Kebiasaan makan mindfull eating mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama dibanding biasanya. Tetapi, tak ada salahnya menikmati hidangan yang dipilih sendiri, diukur porsinya, bernutrisi, dan ingin Anda nikmati rasanya.