Bagikan:

JAKARTA - Artis Catherine Wilson menunjukkan sikap dewasa usai perpisahannya dengan sang mantan suami, Idham Masse. Ia mengungkapkan keinginannya untuk tetap menjalin hubungan baik, meski tidak lagi menjadi pasangan suami istri.

"Fakta (ingin jalin hubungan saudara dengan mantan suami), ya udah lah, maksudnya yang udah, udah lah kalau kita memang tidak berjodoh ya nggak apa-apa, kita bisa bersaudara aja sebagai sesama muslim, saling mendoakan aja, saling men-support aja," ujar Catherine Wilson dikutip VOI dari TikTok @rumpinosecret_ttv, Kamis, 15 Mei.

Ia menekankan pentingnya saling mendoakan dan mendukung, serta berharap kebahagiaan masing-masing bisa tercapai.

"Maksudnya penginnya juga aku bahagia dengan kehidupan aku selanjutnya, aku juga penginnya dia bahagia dengan kehidupan dia selanjutnya," lanjutnya.

Saat ditanya soal kabar asmara baru, Catherine dengan tegas membantah bahwa dirinya telah memiliki pasangan dan akan segera menikah.

"Fitnah, belum, belum (punya pasangan dan akan menikah). Kalau udah pasti udah heboh lah ya beritanya di mana-mana, masih dalam tahap mencari-mencari, survey-survey," tegasnya.

Sebagai informasi, Catherine Wilson resmi menikah dengan Idham Mase, anggota DPRD Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pada 1 Oktober 2022. Pernikahan ini berlangsung di sebuah hotel di Jakarta Selatan dengan konsep adat Sunda dan dihadiri oleh keluarga serta kerabat dekat.

Keduanya memutuskan menikah setelah berkenalan selama sekitar tiga bulan. Perkenalan mereka terjadi melalui seorang teman, dan meskipun singkat, mereka merasa cocok satu sama lain.

Pada Oktober 2023, Idham Mase mengajukan permohonan cerai talak terhadap Catherine Wilson di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Namun, permohonan tersebut digugurkan oleh pengadilan karena Idham tidak pernah hadir dalam sidang.

Kemudian, pada 24 Desember 2023, Catherine Wilson menggugat cerai balik Idham Mase di Pengadilan Agama Depok dengan nomor register 32/Pdt.G/2024/PA DPK. Dalam wawancara, Catherine mengungkapkan bahwa pernikahan mereka tidak bisa dipertahankan lagi.