JAKARTA - Ibu negara Melania Trump tampil dengan busana pelantikan yang tidak biasa pada Senin, 20 Januari. Penampilan istri presiden AS Donald Trump ini menjadi sorotan usai mengenakan topi lebar yang menutupi sebagian wajahnya.
Pada pelantikan kedua suaminya, Donald Trump, Melania mengenakan mantel dan rok gelap rancangan desainer New York, Adam Lippes. Dilansir VOI dari laman People pada Selasa, 21 Januari 2025, Melania memadukan penampilan busananya dengan topi besar. Dalam foto bersama Joe dan Jill Biden sebelum upacara pengambilan sumpah, mata Melania tertutup oleh bayangan topinya, dengan ekspresi wajah yang tampak serius.
Terakhir kali Melania mengenakan topi dalam acara pelantikan di siang hari adalah Hillary Clinton pada tahun 1993. Ia mengenakan topi bowler beludru biru yang tidak menutupi wajahnya.
Belum jelas apakah salah satu busana pelantikan Melania tahun 2025 akan diabadikan dalam sejarah dengan menjadi bagian dari koleksi Smithsonian's First Ladies Collection, yang memamerkan lebih dari dua lusin busana ibu negara.
Pameran ini dikurasi untuk menunjukkan kontribusi bersejarah para wanita tersebut selama masa pemerintahan suami mereka, dan telah ada selama hampir satu abad.
"Pameran ini mendorong pengunjung untuk mempertimbangkan perubahan peran ibu negara dan perempuan Amerika selama 200 tahun terakhir," tulis situs Smithsonian.
Melania, yang juga seorang mantan model dan ibu negara kedua yang lahir di luar Amerika Serikat, sebelumnya telah menyumbangkan gaun pelantikan 2017 miliknya ke koleksi Smithsonian.
Dalam beberapa tahun terakhir, koleksi ini juga menambahkan busana pelantikan Dr. Jill Biden tahun 2021, yakni terdiri dari busana biru dan putih, masing-masing dilengkapi masker wajah yang serasi serta gaun putih Michelle Obama dari pelantikan pertama suaminya, Barack Obama, pada tahun 2009.
BACA JUGA:
Secara historis, busana ibu negara sering kali membawa simbolisme yang disengaja.
"Misalnya, busana pelantikan Dr. Biden tahun 2021 warna biru yang melambangkan kepercayaan, keyakinan, dan stabilitas," jelas Alexandria O'Neill, pendiri label Markarian yang merancang busana tersebut.
Tema ini sesuai dengan momen itu, yakni keluarga Biden memasuki Gedung Putih di tengah perpecahan politik yang ekstrem. Sementara, pandemi COVID-19 terus mengganggu kehidupan sehari-hari dan rakyat Amerika membutuhkan rasa tenang.
Wakil Presiden Kamala Harris, meskipun bukan ibu negara, juga menggunakan busana pelantikannya pada tahun 2021 untuk mengakui perannya yang bersejarah sebagai wanita pertama, orang kulit hitam pertama, dan orang pertama keturunan Asia yang memegang jabatan tersebut.
Harris mengenakan mantel dan gaun ungu kerajaan rancangan Christopher John Rogers, desainer berbasis di Brooklyn. Warna ungu tersebut merupakan penghormatan kepada Shirley Chisholm, mantan anggota DPR New York yang menginspirasi karier Harris. Sementara, kalung mutiara yang dikenakannya menghormati perkumpulan mahasiswanya di Universitas Howard, Alpha Kappa Alpha.