JAKARTA - Pada Senin, 20 Januari, Donald Trump resmi dilantik sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat dalam acara pelantikan yang ramai dibicarakan di media sosial.
Salah satu sorotan utama adalah busana yang dikenakan oleh Melania Trump, sang istri, dan Ivanka Trump, putri sulungnya. Melania tampil anggun dengan mantel biru navy lengkap dengan topi besar yang mencuri perhatian. Namun, yang lebih menarik perhatian adalah pilihan busana Ivanka Trump.
Dilansir VOI dari laman Elle pada Rabu, 22 Januari 2025, Ivanka mengenakan setelan yang terdiri dari rok pensil berpotongan pas dan jaket drapey model peplum dalam warna perpaduan biru toska dan hijau zamrud. Penampilannya dilengkapi dengan topi kecil senada dan tas Lady Dior hitam. Gaya ini langsung dibandingkan oleh warganet dengan Serena Joy, karakter dalam villain serial TV The Handmaid’s Tale.
Akun Instagram humoris terkenal dalam dunia mode @diet_prada membagikan serangkaian foto yang membandingkan penampilan Ivanka Trump dengan karakter Serena Joy, seorang tokoh otoriter dan konservatif yang diperankan oleh Yvonne Strahovski dalam serial tersebut.
Di kolom komentar unggahan itu, banyak pengikut mengungkapkan keyakinan bahwa Ivanka sengaja meniru gaya istri otoriter dalam serial itu. Salah satu komentar dengan nada sarkastik berbunyi, "Dia pasti menonton serial itu dan berpikir, ‘Kenapa semua orang membenci Serena Joy? Dia hanya seorang Kristen yang baik,"
"Komentar lain menyebut pilihan busana itu tidak mungkin kebetulan, "Saya tidak percaya ini hanya kebetulan."
Akun @diet_prada juga menyertakan foto Ivanka dari tahun 2020 saat ia berada di Gedung Putih, mengenakan gaun biru toska dengan kerah lavallière yang sangat mirip dengan salah satu busana ikonik Serena Joy.
Meskipun belum ada bukti bahwa ini adalah keputusan gaya yang disengaja atau sekadar kebetulan, perbandingan antara Ivanka Trump dan karakter fiktif tersebut tetap menjadi bahan perbincangan.
BACA JUGA:
Sementara itu, Melania Trump tampil dengan gaya yang lebih sederhana namun tetap memukau. Mantel biru navy yang ia kenakan dipadukan dengan topi besar yang menutupi sebagian wajahnya, menciptakan aura misterius dan elegan.
Momen pelantikan ini tidak hanya menjadi ajang politik, tetapi juga panggung mode yang memicu berbagai opini dan interpretasi dari publik.