Kista di Batang Otak Seperti Dialami Sarwendah, Begini Gejala dan Jenisnya
Ilustrasi jenis dan gejala kista di batang otak (Unsplash/Robina Weermeijer)

Bagikan:

YOGYAKARTA – Kista merupakan lesi kistik yang mungkin berisi darah, nanah, atau di otak terkadang mengandung cairan serebrospinal (CSF). Seperti diberitakan media, bahwa di batang otak Sarwendah terdapat kista. Menurut sang suami, Ruben Onsu, yang terduduk di pinggir jalan di Singapura sesaat setelah mendengar kabar tentang kesehatan sang istri. Ruben Onsu dan Sarwendah, selama berobat tidak berada di satu rumah sakit karena sakitnya enggak sama.

Mengenai kista pada batang otak, umumnya pasien mengalami gejala seperti sakit kepala, masalah penglihatan, mual dan muntah, pusing, certigo, masalah pendengaran, masalah pada keseimbangan dan berjalan, sakit wajah, dan sedikit kasus yang mengalami kejang.

kista batang otak, gejala dan jenisnya
Ilustrasi jenis dan gejala kista di batang otak (iStockphoto)

 

Melansir laman Cedars Sinai Organization, Rabu, 20 Juli, terdapat beberapa jenis kista otak, diantaranya berikut ini:

  1. Kista arachnoid (kista leptomeningeal), merupakan kista yang tumbuh di antara otak dan membrane arachnoid. Selaput ini merupakan salah satu penutup pelindung di sekitar otak. Jenis kista ini, mengandung CSF dan paling sering dialami anak-anak meskpun juga dapat terjadi pada orang dewasa.
  2. Kista koloid, merupakan kista berisi gel yang terbentuk di salah satu 1 dari 4 ventrikel otak. Ventrikel ialah reservoir CSF di otak yang sering terjadi di ventrikel ketika, di mana tempat sentralnya pada otak. Kista yang sering muncul selama masa dewasa ini dapat menyebabkan penyumbatan aliran CSF dan menyebabkan sakit kepala posisional. Yaitu sakit kepala yang terjadi ketika seseorang berada dalam posisi tertentu.
  3. Kista dermoid merupakan jenis kista yang langka. Terbentuk ketika beberapa sel kulit terperangkap ketika otak dan sumsum tulang belakang terbentuk sebelum lahir. Bahkan, kista otak jenis ini mungkin mengandung sel kelenjar keringat atau sel folikel rambut.
  4. Kista eidermoid sering disebut tumor epidermoid. Terbentuk dari sedikit jaringan yang terperangkap saat otan dan sumsum tulang belakang terbentuk. Kista epidermoid tumbuh sangat lambat dan seringkali pertama muncul ketika seseorang sudah dewasa.
  5. Kista pineal, terjadi pada kelenjar pineal di tengah otak. Kista jenis ini seringkali hanya muncul selama pemindaian pencitraan. Kista pineal jarang menimbulkan masalah tetapi kadang-kadang dapat mempengaruhi penglihatan.
  6. Abses otak terjadi di mana saja di otak sebagai kista tunggal atau kista ganda. Abses sering disebabkan infeksi bakteri, atau bisa karena parasit maupun jamur.
  7. Kista neoplastik disebabkan tumor jinak atau ganas. Ketika tumor otak dimulai di luar otak, disebut metastasis.

Terdapat beragam penyebab kista otak. Pertama, dapat terbentuk selama beberapa minggu pertama ketika bayi tumbuh di dalam rahim. Kedua, disebabkan oleh penumpukan cairan di area otak, dan beberapa penyebab kista otak bisa dipicu cedera kepala atau trauma lain pada otak.

kista batang otak, gejala dan jenisnya
Ilustrasi jenis dan gejala kista di batang otak (Unsplash/National Cancer Institute)

 

Dalam proses diagnosa kista pada otak, dokter akan memeriksa riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik. Mulai dari gejala hingga kondisi kesehatan masa lalu. Mereka juga mungkin akan bertanya tentang riwayat kesehatan keluarga. Sedangkan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan saraf, dilakukan dengan tes pencitraan dengan CT-scan untuk melihat otak. Tes MRi dilakukan pada otak dan sumsum tulang belakang untuk mendapatkan informasi detail tentang kista dan jaringan di sekitarnya. Pengobatan dan penyembuhan, dilakukan sesuai jenis kista, tingkat risiko, dan usia pasien.