Perlu Dimaklumi, 5 Sikap Orang Introvert di Tempat Kerja yang Kerap Dianggap Tak Etis
Ilustrasi sikap orang introvert di tempat kerja (Pexels/Andrea Piacquadio)

Bagikan:

YOGYAKARTA – Sudah jadi rahasia umum jika introvert digambarkan jadi sosok yang misterius. Pasalnya, mereka mengerti betul kapan perlu menyendiri dan membatasi interaksi dengan rekan kerjanya. Jika memilih makan siang sendiri daripada bersama rekan satu tim, interovert sering dianggap mengibarkan bendera penolakan. Padahal, ini adalah cara seseorang untuk mengisi kembali energi setelah membangun relasi yang solid.

Melansir Introvert Dear, Rabu, 11 Mei, tempat kerja kerap menjadi medan ketegangan antar orang dengan kepribadiannya masing-masing. Termasuk dengan kepribadian introvert, ekstrovert, dan ambivert. Tetapi yang paling ‘pendiam’, introvert, mungkin butuh dipahami karena sulit mengekspresikan alasan perilaku tertentu yang dianggap tak etis bahkan dinilai politis. Untuk menggali apa yang sebenarnya dirasakan oleh introvert ketika melakukan sikap tertentu, berikut perilaku introvert yang kerap disalahpahami dan dianggap ‘kasar’.

1. Tidak memberi salam setiap pagi

Pekerjaan dan kehidupan personal perlu diseimbangkan. Ini merupakan salah satu alasan introvert ketika tak memberi salam pada rekan kerjanya setiap pagi. Saat perlu menyimpan sejenak masalah personalnya, mereka membutuhkan banyak energi untuk bekerja seharian. Maka dengan membatasi atau membuat batasan, mereka bisa menyimpan energinya untuk hal-hal yang mereka anggap prioritas.

sikap orang introvert di tempat kerja
Ilustrasi sikap orang introvert di tempat kerja (Pexels/Andrea Piacquadio)

 

2. Tak tertarik dengan kehidupan personal rekan kerjanya

Introvert dikenal suka melamun dengan batasan yang mereka ukur secara tepat. Dengan melamun, gelombang kehidupan sosialnya tidak mengganggu ketenangan. Banyak juga diantara introvert yang lebih suka menghabiskan waktunya untuk membaca, menulis, atau melukis alih-alih membincangkan kehidupan personal bersama rekan kerjanya.

3. Menolak undangan di luar urusan kerja

Beberapa orang menilai bahwa penolakan undangan adalah hal yang ‘kasar’. Tetapi perlu dipahami jika penolakan dilakukan oleh introvert. Mereka menolak undangan Anda, misalnya, karena introvert menganggap waktu sendiri itu berharga. Umumnya, mereka perlu menyusun rencana jauh-jauh hari untuk mengiyakan atau menolak undangan.

4. Memilih duduk sendiri ketika rapat

Untuk menjadi otentik, introvert kerap memilih duduk sendiri termasuk ketika rapat. Jadi ini perlu dipahami sebagai strategi seseorang orang berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Dengan cara ini, introvert juga berkemungkinan melahirkan ide-ide brilian.

5. Memakai headphones sepanjang hari

Bagi Anda yang introvert, mungkin memahami situasi yang melatarbelakangi sikap ini. Memakai headphones sepanjang hari tentu merupakan cara seseorang untuk membatasi diri dengan tidak membuka interaksi dengan orang-orang disekitarnya. Ini merupakan tanda introvert sedang mengatakan ‘jangan ganggu aku sementara waktu’.

Kelima sikap di atas, kerap membuat introvert dinilai tak etis atau menyebalkan. Tetapi perlu dipahami bahwa dengan cara tersebut mereka sedang mengatur suasana hati, pikiran, dan menjaga keseimbangan diri dengan interaksi sosial di tempat kerja.