Bagikan:

YOGYAKARTA – Estrogen dan testosteron memiliki pengaruh yang luas pada jaringan dan proses pada seluruh tubuh manusia. Kebanyakan orang, memahami bahwa testosteron penting bagi pria dalam aspek kesehatan dan reproduksi. Sebenarnya estrogen juga penting, tetapi kalau terlalu tinggi daripada yang seharusnya, bisa berdampak pada pria. Hormon estrogen tinggi pada pria, gejala dan dampaknya seperti berikut ini.

1. Disfungsi ereksi

Fungsi ereksi melibatkan koordinasi antar sistem saraf, pembuluh darah, dan endokrin yang berkaitan dengan hormon. Meski biasanya terkait dengan kondisi kardiovaskular, masalah psikologis, dan obat resep, ketidakseimbangan testosteron dan estradiol dapat menyebabkan difsungsi ereksi.

Estradiol adalah suatu bentuk estrogen yang diubah dari testosteron oleh enzim aromatase. Enzim ini diproduksi karena beberapa pengaruh. Seperti obesitas, usia semakin menua, minum obat antibiotik dan obat psikoaktif.

dampak hormon estrogen tinggi pada pria
Ilustrasi dampak hormon estrogen tinggi pada pria (Freepik)

2. Ginekomastia

Ginekomastia adalah pembesaran jinak jaringan kelenjar payudara. Ini dapat menyebabkan rasa nyeri ketika ditekan. Ginekomastia bisa disebabkan sejumlah penyebab, salah satunya estrogen tinggi pada pria dan disertai menurunnya testosteron serta resistensi androgen.

3. Infertilitas

Infertilitas atau ketidaksuburan pada pria, menyebabkan produksi sperma sedikit dan kualitas sperma buruk. Kesuburan pria membutuhkan testosteron. Apabila estrogen diproduksi lebih tinggi, dapat mengganggu keseimbangan testosteron dan mengganggu keseimbangan kesuburan.

4. Kelelahan dan kurang berenergi

Estrogen tinggi pada pria, juga dikaitkan dengan kelelahan dan kekurangan energi. Melansir BodyLogicMD, Jumat, 13 Desember, selain itu juga menyebabkan perubahan suasana hati, peningkatan lemak tubuh, hilangnya massa otot, dan pembesaran prostat.

5. Menyebabkan inflamasi

Inflamasi atau tingkat peradangan pada organ tertentu, dikaitkan dengan penyakit kronis seperti diabetes, jantung, dan stroke. Ini bisa terjadi apabila estrogen tinggi pada pria dalam jangka waktu yang lama. Kalau pada wanita estrogen memiliki efek perlindungan, pada pria juga dibutuhkan tetapi kalau terlalu tinggi bisa berisiko pada sejumlah aspek kesehatan. Beberapa penelitian menemukan, estrogen tinggi pada pria dikaitkan dengan demensia.

Hormon estrogen tinggi pada pria juga terkait dengan kanker payudara yang mencakup 1-2 persen dari total kanker payudara yang terdiagnosis. Selain itu, bukti menunjukkan bahwa estrogen merupakan agen penyebab kanker prostat, mungkin karena peradangan kronis. Sebagai tambahan, akibat paling berbahaya dari kadar estrogen yang tinggi adalah meningkatnya kecenderungan untuk membentuk gumpalan darah. Itu artinya, mempertahankan tingkat testosteron terhadap estrogen yang tepat dapat melindungi terhadap sejumlah masalah yang disebutkan di atas.