Bagikan:

YOGYAKARTA – Telur merupakan sumber protein yang paling mudah didapatkan serta diolah. Ada berbagai jenis telur unggas yang dikonsumsi, tetapi paling umum adalah telur ayam dan telur bebek. Dari keduanya, memiliki perbedaan yang signifikan, meskipun sama-sama telur unggas. Detail lengkapnya, kalori telur bebek dan ayam lebih tinggi yang mana? Ini penjelasannya.

Telur bebek ukurannya 50-100 persen lebih besar daripada telur ayam rata-rata. Artinya, memakan satu telur bebek sama seperti makan satu setengah atau dua telur ayam. Untuk jumlah kalori, telur bebek memiliki 223 kalori dan telur ayam 149 kalori. Tetapi, karena ukuran telur bebek lebih besar, protein dikandungnya juga lebih besar.

perbedaan kalori telur bebek dan ayam
Ilustrasi perbedaan kalori telur bebek dan ayam (Freepik)

Selaras dengan besarnya lemak, yaitu sebanyak 18,5 gram. Tetapi uniknya, telur bebek memiliki jumlah karbohidrat 0,2 gram lebih rendah daripada telur ayam meskipun ukurannya lebih besar. Makan satu telur bebek sehari, bisa mencukupi 168 persen kebutuhan harian vitamin B12.

Jangan salah, telur bebek juga ada yang bercangkang warna putih. Selain yang paling dikenal, bercangkang biru muda atau abu-abu pucat. Kuning telur telur ayam biasanya berwarna kuning pucat atau kuning cerah. Tetapi telur bebek kuningnya berwarna jingga keemasan atau lebih gelap. Penting dipahami, bagian kuning telur ini yang mengandung lebih banyak protein daripada putih telur.

Mengkonsumsi telur sebagai sumber protein rendah lemak secara teratur, dilansir Healthline, Kamis, 17 April, dikaitkan dengan beberapa manfaat bagi kesehatan. Di antaranya rasa kenyang lebih lama, asupan kalori turun, sehingga membantu menurunkan berat badan. Penelitian lingkup kecil menemukan, protein telur mungkin bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Selain itu, telur juga jadi sumber protein yang baik bagi ibu hamil dan bayinya. Beberapa tahun terakhir, penelitian menemukan hubungan antara konsumsi telur dan sejumlah manfaat bagi bumil serta bayi dalam kandungannya. Yaitu terkait produksi ASI yang lebih banyak, protein dalam telur yang disebut kolin dapat mendukung perkembangan otak bayi baru lahir, serta mencukupi asupan vitamin B12 serta asupan nutrisi lainnya.

Tetapi, penting diperhatikan cara memasak telur yang tepat, baik itu telur bebek atau ayam. Sebab karena terlalu panas atau metode memasak yang salah dapat menurunkan beberapa jenis nutrisi dalam telur. Di samping itu penting juga memperhatikan di mana dan bagaimana peternakan unggas penghasil telur dikelola. Ini juga akan berkaitan dengan kualitas telur yang dihasilkan.