Morning Person Artinya Apa Sebenarnya? Dan Apa Saja Manfaatnya?

YOGYAKARTA - Sebenarnya, morning person artinya apa, ya? Namun, sebelum itu, apakah Anda tipe orang yang bangun tidur di pagi hari dan langsung melakukan aktivitas dengan semangat? Jika benar, berarti Anda termasuk golongan morning person.

Jika diterjemahkan dari bahasa Inggris secara literal, arti morning person adalah manusia pagi hari. Untuk pemahaman lebih dalam, simak penjelasan selengkapnya tentang morning person di bawah ini.

Pengertian Morning Person

Morning person adalah orang-orang yang bangun dan mempunyai energi penuh atau semangat di pagi hari. Dikutip dari Public People, morning person adalah seseorang yang merasa waktu terbaiknya hadir pada pagi hari.

Kebanyakan morning person merasakan energinya bertambah dan penuh setelah mereka bangun tidur. Itulah yang membuat mereka melakukan rutinitasnya dengan penuh semangat.

Pada umumnya, para morning person bangun dari tidurnya pada pukul 05.00 hingga 06.00. Selanjutnya, mereka akan bersiap-siap untuk sekolah, kuliah, kerja, atau aktivitas bermanfaat lainnya.

Selain morning person, ada juga night owl, yaitu orang-orang yang lebih produktif di malam hari. Namun, menurut psikiater Tracey Marks, penulis Master Your Sleep, kepada USNews, seseorang akan lebih baik terjaga saat di luar terang dan tertidur saat di luar gelap.

Tubuh manusia pada dasarnya memang didesain untuk menjadi morning person. Oleh karena itu, Anda bisa mengatur jam tidur agar tidur lebih awal, dan bangun lebih pagi.

Apa Saja Manfaat Menjadi Morning Person?

Ada banyak manfaat yang didapatkan jika Anda menjadi seorang morning person, terutama untuk kesehatan, antara lain:

Manfaat untuk Fisik

Dikutip dari The Healthy, menurut penelitian Universitas Northwestern, waktu paparan cahaya dapat berpengaruh sekali terhadap berat badan seseorang.  

Dibandingkan orang yang mendapat paparan cahaya paling banyak di sore hari, orang yang menerima paparan cahaya paling banyak di pagi hari memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah.

Hal ini tidak berdasarkan pada seberapa aktif orang tersebut atau berapa banyak kalori yang mereka makan.

"Cahaya adalah agen paling ampuh untuk menyinkronkan jam internal tubuh yang mengatur ritme sirkadian, yang pada gilirannya juga mengatur keseimbangan energi," jelas penulis senior studi Phyllis C. Zee, MD pada ScienceDaily.com.

"Jika Anda tidak mendapatkan cukup cahaya pada waktu yang tepat, hal ini dapat menyebabkan ketidaksinkronan jam internal tubuh Anda, yang diketahui mengubah metabolisme dan dapat menyebabkan penambahan berat badan."

Manfaat untuk Mental dan Jiwa

Dikutip dari situs American Psychiatry Association, studi yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Exeter dan Rumah Sakit Umum Massachusetts menyimpulkan bahwa bangun pagi lebih meningkatkan kesejahteraan dan memperkecil risiko depresi serta skizofrenia.

Penelitian lain yang dipublikasikan di Nature Communications menjelaskan bahwa menjadi morning person berkaitan dengan kesehatan mental yang lebih baik.

Studi ini berdasarkan pada pengamatan data genetik dan data pemantauan aktivitas lebih dari 85.000 individu. Penelitian ini tidak melihat pada kualitas atau lamanya tidur, tetapi pada waktunya. Orang yang bangun pagi dan orang yang sering begadang menjalani jumlah total tidur yang sama.

Mike Weedon, Ph.D., dari Fakultas Kedokteran Universitas Exeter, yang memimpin penelitian tersebut, menjelaskan, "Banyaknya jumlah orang dalam penelitian kami berarti kami telah memberikan bukti terkuat hingga saat ini, bahwa night owl memiliki risiko lebih tinggi terhadap masalah kesehatan mental, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami sepenuhnya mengenai hubungan ini."

Demikianlah penjelasan tentang morning person dan juga manfaat yang bisa didapatkan. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.