Bagikan:

JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah (Kanwil) DKI Jakarta bersinergi dengan Komite Pedagang Pasar DKI Jakarta untuk menyukseskan program "Yuk Ke Pasar se-Jakarta". Melalui kolaborasi ini, BPJS Ketenagakerjaan hadir langsung dengan mendirikan booth di pasar-pasar rakyat, guna memberi edukasi dan mempermudah pendaftaran bagi para pedagang dan pengunjung pasar.

BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilincing menjadi salah satu unit yang bergerak masif dengan membuka gerai layanan di sejumlah pasar di wilayah Koja dan Cilincing. Beberapa di antaranya meliputi Pasar Koja Baru, Pasar Waru, Pasar Sinar, Pasar Kalibaru, Pasar Tugu, Pasar Walang Baru, Pasar Rawa Badak, hingga Pasar Cilincing.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cilincing, Rita Mariana, mengatakan pemilihan pasar sebagai lokasi edukasi merupakan langkah yang sangat terukur.

"Pasar adalah tempat yang sangat strategis. Di sana terdapat banyak pengunjung dan pekerja informal yang menjadi target utama kami. Melalui partisipasi dalam booth ini, kami ingin menjemput bola dan memberikan edukasi langsung mengenai manfaat nyata menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Rita Mariana, Rabu, 18 Februari.

Program "Yuk Ke Pasar" merupakan upaya Pemprov DKI untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan dan menghidupkan kembali pasar rakyat sebagai pusat belanja produk lokal. BPJS Ketenagakerjaan memanfaatkan momentum ini sebagai bagian dari upaya perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di sektor bukan penerima upah (informal).

Rita menambahkan, pendekatan langsung ke lapangan merupakan kunci utama dalam mencapai target perlindungan semesta bagi warga Jakarta.

"Kami optimis dengan langkah proaktif seperti ini, target Universal Coverage bisa lebih cepat terwujud. Perlindungan jaminan sosial adalah hak setiap pekerja, termasuk pedagang pasar, agar mereka bisa bekerja dengan rasa aman tanpa cemas akan risiko sosial ekonomi," tutup Rita.

Melalui booth yang disediakan, para pedagang kini dapat melakukan pendaftaran secara instan, membayar iuran, hingga berkonsultasi mengenai program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) tepat di lokasi mereka mencari nafkah.