Bagikan:

JAKARTA – KAI Commuter memproyeksikan sebanyak 19,9 juta penumpang akan menggunakan layanan commuter line atau KRL selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Angka itu naik sebesar 3 persen jika dibanding tahun sebelumnya.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda memproyeksikan adanya peningkatan dari sisi jumlah perjalanan maupun pengguna commuter line atau KRL sepanjang periode Nataru.

Dari sisi opersional, kata Karina, KAI Commuter menyiapkan sejumlah 1.296 perjalanan. Jumlah ini, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 1.284 perjalanan kereta.

Rinciannya, kata Karina, mencakup 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, 70 perjalanan Commuter Line Basoetta, dan 14 perjalanan Commuter Line Merak.

Sedangkan untuk di luar Jabodetabek, meliputi 58 perjalanan Commuter Line di Wilayah Bandung, 41 perjalanan Commuter Line di Wilayah Yogyakarta, dan 50 perjalanan Commuter Line di Wilayah Surabaya.

“Khusus commuter line Yogyakarta-Palur, ini kita akan ada penambahan menjadi 34 perjalanan khusus pada periode tanggal 26 hingga 28 Desember 2025, karena kita memproyeksikan pada periode tanggal tersebut akan ada lonjakan penumpang untuk KRL Yogyakarta sampai dengan Palur,” kata Karina dalam konferensi pers, di Jakarta, Jumat, 19 Desember.

Sejalan dengan penambahan perjalanan, sambung Karina, jumlah pengguna juga diproyeksi tembus lebih dari 19 juta orang.

“Total secara keseluruhan, KAI Commuter memprediksi sebanyak 19.992.550 orang akan naik Commuter Line pada masa Nataru ini, atau naik sebesar 3 persen jika dibanding masa Nataru tahun lalu, yaitu sebanyak 19,4 juta lebih,” ujarnya.

Karina bilang proyeksi pengguna tersebut tersebar di beberapa area wilayah KCI. Di mana untuk commuter line Jabodetabek ini kita proyeksikan kita akan mengangkut sekitar 16,9 juta penumpang. Ini selama periode Angkutan Nataru.

Sementara untuk wilayah Merak, KAI Commuter memproyeksikan bakal mengangkut 263.000 penumpang dan wilayah 2 Bandung sebanyak 1,1 juta penumpang.

Sedangkan, untuk wilayah 6 Yogyakarta diproyeksikan mengangkut sebanyak 545.000 penumpang khusus KRL, sedangkan untuk KA Prambanan Ekspres (Prameks) sebanyak 75.830 penumpang.

Kemudian, untuk wilayah 8 Surabaya diprediksi akan mengangkut sebanyak 919.101 penumpang dan commuter line Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 106.614 penumpang.

“Kalau kita lihat secara posisi grafiknya dibandingkan year on year-nya di dua tahun ke belakang. Ini peningkatannya kurang lebih sekitar 4 persen dibandingkan 2024-2025,” jelasnya.