Bagikan:

TOMOHON - Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong yang berlokasi di Tomohon, Sulawesi Utara masih menjadi satu-satunya pembangkit panas bumi yang berlokasi di kota madya. Asal tahu saja, pembangkit panas bumi yang sudah beroperasi sejak 2001 ini merupakan sumber listrik yang menopang kelistrikan wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo).

"Lahendong itu sangat unik juga dibanding yang lain, karena pembangkit panas bumi yang ada di kota madya. Jadi di seluruh Indonesia yang milik PLN maupun swasta itu, pembangkit PLTP tidak ada yang di kota madya, semua ada di kabupaten atau di kecamatan, di desa gitu. Untuk kota Tomohon sendiri, PLTP Lahendong masih masuk kota madya Tomohon," ujar Manager Unit Layanan Pusat Listrik PLTP Lahendong PLN IP, H.S.M Saragih, dikutip Jumat, 30 Oktober.

Dari sisi kapasitas, PLTP yang berlokasi di Provinsi Sulawesi Utara ini berkapasitas 4x20 Mega Watt (MW) atau total 80 MW. PLTP ini menyuplai sekitar 18 persen dari total kapasitas listrik sistem Sulutgo serta memiliki beban puncak 490 MW.

PLTP Lahendong Unit 1 dan 2 terletak doi Kecamatan Tomohon Selatan, Kelurahan Tondangow, sementara unit 3 dan 4 berlokasi di Kecamatan Tomohon Selatan Kelurahan Pangolombian.

Pengembangan PLTP Lahendong bermula dari fase eksplorasi geothermal yang berlangsung sejak tahun 1994 hingga 1996 dan pembangunan Unit 1 dimulai sejak 1996 hingga 2001. Adapun Commercial Operation Date atau tanggal operasi komersial berlangsung pada 21 Agustus 2001, kemudian COD PLTP Lahendong 2 dilakukan pada 17 Juni 2007.

"Unit 2 beroperasi sejak 2007, unit 3 pada 2009, dan unit 4 pada 2011. Semuanya hingga kini masih beroperasi penuh menyuplai sistem Sulutgo,” jelas Saragih.

Dari sisi kontribusi terhadap penurunan emisi, aliran listrik yang dihasilkan PLTP Lahendong telah tersertifikasi Renewable Energy Certificate (REC) untuk mendukung program beyond kwH.

"PLTP Lahendong sendiri sudah sangat berperan pada penurunan emisi, artinya Lahendong tersertifikasi REC, Renewable Energy Certificate," tandas dia.