JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) buka suara terkait potensi anak usahanya, BCA Digital untuk melakukan initial public offering (IPO).
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong mengaku jika hingga saat ini perseroan belum memiliki rencana untuk melantai di bursa.
"Sementara ini belum ada rencana IPO ke depan," ujar Hendra yang dikutip Selasa, 21 Oktober.
Sementara itu dari sisi keuangan, Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim mengatakan, bank digital BCA mencatatkan kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.
BCA digital mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 89 persen secara tahunan atau year on year (yoy) atau menjadi sebesar Rp135 miliar.
BACA JUGA:
"Kreditnya tumbuh tinggi, 51 persen," sambung Vera.
Kendati mengalami pertumbuhan positif, Vera kembali menegaskan jika BCA Digital belum memiliki rencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran saham perdana.
"Tidak ada rencana IPO," tandas Vera.