Bagikan:

JAKARTA - Platform pertukaran aset kripto global, OKX, mengumumkan total aset pengguna yang tercatat di platform itu mencapai 28,4 miliar dolar Amerika Serikat.

Hal itu tertuang dalam laporan Proof of Reserves (PoR) untuk bulan Juni 2025.

Aset-aset utama tersebut meliputi BTC (bitcoin), ETH, USDT, serta USDC.

Dengan nilai 28,4 miliar dolar AS, hal ini memposisikan OKX sebagai exchange dengan jumlah aset PoR terbesar kedua.

Laporan PoR merupakan cara untuk memverifikasi keberadaan dana pengguna.

Dengan teknologi kriptografis ini, pengguna OKX dapat mengetahui bahwa aset mereka tersimpan dengan rasio 1:1 dan dapat ditarik kapan pun diperlukan.

Keberadaan aset yang sesuai juga menjaga tingkat likuiditas.

Hal ini penting agar aktivitas investasi dan trading berjalan lancar. PoR kini diintegrasikan sejumlah exchange sebagai bukti komitmen atas perlindungan serta keamanan dana pengguna.

Dalam beberapa tahun terakhir, OKX pun telah meningkatkan laporan PoR-nya dengan mengurangi ukuran file dari 2,55GB ke 598KB.

Dengan ini, tiap pengguna dapat mengecek keberadaan aset mereka dengan mudah.

Secara eksternal, laporan ini juga mendapatkan audit komprehensif dari perusahaan keamanan siber terkemuka, Hacken.

Selain itu, PoR OKX juga meraih rating kualitas tertinggi dari seorang analis blockchain ternama, Nic Carter.

Informasi lebih detail bisa di akses di PoR Keamanan Bertingkat dengan Verifikasi Pihak Ketiga Selain teknologi PoR, OKX menerapkan beberapa hal berikut untuk memastikan keamanan platformnya yakin, perpaduan sistem cold dan hot wallet tingkat lanjut, sistem otorisasi transaksi berbasis multi-signature (diperlukan beberapa tanda tangan), penggunakan teknologi AI guna mendeteksi ancaman, dana asuransi senilai miliaran dolar untuk menangani skenario darurat Secara eksternal, OKX pun mendapatkan audit berkala dari beberapa firma keamanan mandiri.

Nama-nama ini mencakup SlowMist, Hacken, dan CertiK. OKX Protect: Lini Pertahanan Pertama bagi User Sebagai langkah proaktif lain dalam menjaga keamanan user.

OKX memiliki laman khusus berjudul OKX Protect. OKX Protect mengedukasi para pengguna tentang sistem dan infrastruktur yang dimiliki OKX dalam melindungi aset pengguna. Dalam laman ini, pengguna juga dapat membaca sejumlah tips keamanan penting, seperti penggunaan autentikasi dua factor, penggunaan kode anti-phishing, pengaktifan allowlisting untuk withdrawal, kiat mengelola wallet dan seed phrase Di tengah kekhawatiran terkait seberapa aman exchange, tiap cex memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa platformnya tidak rentan terhadap ancaman peretasan. Hal ini menjadi lebih relevan bagi nama-nama besar seperti OKX.