Bagikan:

JAKARTA — Bursa aset kripto global OKX kembali memperkuat praktik tata kelola dan transparansi dengan merilis Proof of Reserves (PoR) ke-39 yang menunjukkan total aset utama lebih dari 30,6 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dengan rasio dukungan aset pengguna 1:1 serta cadangan 100%+.

Laporan PoR ini telah melalui verifikasi independen oleh Hackenclub dan dipublikasikan secara terbuka, sejalan dengan upaya OKX meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan pemangku kepentingan di industri aset digital.

Dalam laporan tersebut, OKX mencatat rasio cadangan Bitcoin (BTC) sebesar 105 persen, Ethereum (ETH) 105 persen, Tether (USDT) 106 persen, dan USD Coin (USDC) 100 persen.

Kepemilikan aset mencakup 126.770 BTC, 1,58 juta ETH, 10,38 miliar USDT, serta 1,44 miliar USDC.

OKX juga mempertahankan penggunaan teknologi zk-STARK sebagai mekanisme verifikasi berbasis zero-knowledge proof, yang memungkinkan proses audit cadangan dilakukan tanpa membuka data pribadi pengguna. Pendekatan ini dinilai relevan dalam menjaga keseimbangan antara transparansi dan perlindungan privasi.

Ferry, Growth Manager OKX Wallet, menyatakan bahwa Proof of Reserves merupakan instrumen penting dalam membangun kepercayaan jangka panjang.

Menurutnya, konsistensi publikasi PoR mencerminkan disiplin operasional perusahaan dalam mengelola aset pengguna.

Ke depan, OKX memandang transparansi dan keamanan sebagai fondasi utama bagi kesiapan industri aset digital memasuki era “Kinetic Finance”, di mana integrasi teknologi, likuiditas, dan trust menjadi standar baru dalam ekosistem keuangan digital.