JAKARTA - Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengungkapkan, investasi komoditas batu bara hingga tahun 2040 mempunyai potensi hingga 31,82 miliar dolar AS.
“Ada beberapa potensi hilirisasi batu bara yang bisa kita lakukan, tetapi pada prinsipnya rumusan utamanya adalah kita menciptakan yang namanya regasifikasi batu bara, mengubah bentuk batu bara menjadi produk gas,” ujar Todotua dalam Mining Forum di Jakarta, Selasa, 18 Maret.
Dikatakan Todotua, hilirisasi batu bara menjadi gasbisa menjadi solusi bagi Indonesia yang membutuhkan sumber energi murah.
“Apabila sudah menjadi produk gas, tentunya banyak proses yang bisa kita lakukan karena gas itu sendiri merupakan sumber energi yang murah,” kata Todotua.
BACA JUGA:
Ia merinci, sejumlah proyek hilirisasi batu bara yang bisa dilakukan Indonesia antaralain kokas/semi kokas, metanol, hingga dimethyl ether (DME) yang digadang-gadang sebagai pengganti elpiji.
Dari sisi serapan tenaga kerja, lanjut dia, proyek hilirisasi bisa menyerap 23.160 tenaga kerja serta berkontribusi terhadap produk domestik bruto sebesar 2,26 miliar dolar AS. Di sisi lain, proyek ini juga dapat meningkatkan ekspor sebesar 11,3 miliar dolar AS.