JAKARTA - Bambang Brodjonegoro ditunjuk sebagai Dekan Asian Development Bank Institute (ADBI) yang bertempat di Tokyo, Jepang.
Beliau akan mulai menjabat pada tanggal 14 April 2025.
Asal tahu saja, Bambang Brodjonegoro saat ini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Urusan Ekonomi dan Pembangunan Nasional.
Selain itu, Bambang Brodjonegoro pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan (2014-2016), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (2016-2019), dan Menteri Riset dan Teknologi (2019-2021).
“Saya merasa terhormat dapat bergabung dengan Asian Development Bank Institute, sebuah wadah pemikir (think tank) yang telah saya kenal dan terlibat selama bertahun-tahun," ujar Bambang dalam keterangannya, Selasa, 18 Februari.
Di sisi lain, Bambang menyampaikan lembaga ini memiliki reputasi yang kuat dalam hal penelitian berkualitas tinggi dan pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pembuat kebijakan di negara-negara berkembang anggota ADB.
Bambang berharap, dapat bekerja sama dengan para mitra dan kolega untuk mengidentifikasi strategi pembangunan yang dapat membantu mengatasi tantangan bersama yang dihadapi kawasan Asia dan Pasifik, serta mendukung kemakmuran dan kesehatan masyarakatnya.
Bambang akan menggantikan Tetsushi Sonobe, yang bergabung dengan ADBI sebagai Dekan pada bulan April 2020.
BACA JUGA:
Diketahui, Bambang Brodjonegoro memiliki gelar doktor dan master di bidang perencanaan kota dari University of Illinois di Urbana-Champaign dan gelar sarjana di bidang ekonomi dari Universitas Indonesia, di mana beliau menjabat sebagai Dekan pada tahun 2005.
ADBI didirikan pada tahun 1997 di Tokyo untuk mengidentifikasi strategi pembangunan yang efektif dan membantu membangun kapasitas manajemen pembangunan yang baik di negara-negara berkembang di kawasan Asia dan Pasifik.