Bagikan:

JAKARTA - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) diprediksi masih akan rawan terkoreksi pada perdagangan hari ini, Selasa, 26 Mei, setelah kemarin ditutup menguat 0,72 persen ke level 6.206,3.

Phintraco Sekuritas dalam risetnya menjelaskan, sentimen positif antara lain berasal dari turunnya harga minyak mentah di bawah level 100 dolar AS per barel, karena harapan akan tercapainya kesepakatan AS-Iran untuk membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Meskipun demikian IHSG masih bergerak fluktuatif di tengah bayang-bayang rebalancing MSCI dan implementasi kebijakan-kebijakan baru Pemerintah.

Sektor transportasi membukukan kenaikan terbesar (3,83 persen), sedangkan sektor energi mengalami pelemahan terbesar (2,04 persen). Namun Rupiah ditutup melemah 0,15 persen di level Rp17.744 per dollar AS.

“Secara teknikal, IHSG sempat menembus level MA5, namun ditutup di bawah level tersebut. Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area oversold. IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 6.100-6.300,” tulis Phintraco Sekuritas.

Sementara itu, MNC Sekuritas menyebut area koreksi IHSG berikutnya akan menguji ke level 5,899 sekaligus area supportnya.

MNC Sekuritas merekomendasikan lima saham untuk trading hari ini, yakni ADRO, ELSA, EXCL, dan INDY.