JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati buka suara terkait diamnya dan menghindar dari awak media pada saat ditanyai mengenai beberapa kebijakan ekonomi.
Sri Mulyani menjelaskan, tengah fokus dalam menyelesaikan beberapa pekerjaan substansial.
"Teman-teman wartawan merasa bahwa saya beberapa minggu terakhir diam, saya tidak sedang apa-apa, tapi kita memang sedang sibuk saja gitu. Jadi, kalau kita sedang sibuk dan juga banyak fokus kepada hal-hal yang sangat-sangat substansial," ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, Rabu, 11 Desember.
Sri Mulyani menyampaikan, banyaknya hal yang perlu diperhatikan lantaran kondisi lingkungan yang terus berkembang sehingga fokusnya harus tertuju pada pekerjaan penting salah satunya yaitu mempersiapkan APBN 2025, yang melibatkan koordinasi dengan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
"Sementara lingkungan, environment yang muncul juga sangat banyak. Jadi kita saling silaturahmi tidak berubah, hanya memang ini masanya kami lagi banyak absorb dengan pekerjaan yang harus kita lakukan. Di sisi lain kita juga sedang menyiapkan APBN 2025 yang akan dilaksanakan," jelasnya.
Selain itu, Sri Mulyani menyampaikan, salah satu fokus lainnya yaitu harus menyelesaikan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) oleh Presiden kepada seluruh Kementerian/Lembaga.
BACA JUGA:
Sri Mulyani menjelaskan, dalam proses penyerahan DIPA kepada K/L terdapat realokasi anggaran akibat adanya beberapa perubahan dan penambahan K/L dalam beberapa waktu terakhir.
"Bisa dibayangkan karena adanya perubahan kementerian lembaga, dalam dua minggu terakhir kita harus melakukan realokasi dan meng-assign kementerian-kementerian baru dengan badan akun anggaran yang baru dan kemudian bagaimana mereka memecah anggaranya untuk tahun 2024 dan implikasinya untuk 2025," jelasnya.
"Jadi sekali lagi saya akan sampaikan dan tekankan memang banyak sekali volume pekerjaan yang harus kita lakukan," katanya.