Bank Mandiri Mau Caplok Prima Bank?
Foto: Dok. Bank Mandiri

Bagikan:

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kabarnya dikatakan sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi saham yang cukup besar di PT Prima Master Bank (Prima Bank).
 
Dalam pemberitaan dari DealStreetAsia yang dikutip pada Rabu 10 Agustus, beberapa sumber mengetahui perkembangan terkait kabar akuisisi tersebut menyebutkan tengah dalam diskusi terkait akusisi. Sebelumnya, media yang bermarkas di Singapura itu pada bulan lalu juga melaporkan bahwa perusahaan fintech China Jianpu Technology dan pemberi pinjaman Indonesia yang tidak disebutkan namanya berada dalam diskusi tahap awal yang terpisah untuk mengakuisisi saham minoritas di Bank Prima Master.
 
"Sementara Jianpu masih dipahami dalam pembicaraan, diskusi Bank Mandiri dikatakan bergerak lebih cepat,” kata sumber dalam laporan DealStreetAsia.
 
Dalam prospektus Juanpu di laman SEC.gov, Jianpu (Hongkong) Limited per 2017 merupakan anak usaha dari Jianpu Technology Inc (JT).
 
Sedangkan JT merupakan anak usaha Rong360 Inc. JT saat ini tercatat di New York Stock Exchange dengan kode saham JT.
 
Jianpu (Hongkong) Limited, sendiri di Tanah Air telah beroperasi dengan berbisnis di fintech PT Skoring Kredit Inklusif alias Digiscore. Keberadaan Rong360 Inc Hal ini ditegaskan laman Linkedin Digiscore yang menyebutkan perusahaan berstatus anak perusahaan dari Rong360, Jianpu Technology (NYSE: JT).
 

 
Lebih dari 2300 penyedia layanan keuangan saat ini memanfaatkan Rong360, platform fintech Jianpu Technology.
 
"Bank Prima Master juga dapat mengumumkan rights issue jika kesepakatan ini terwujud, dan Bank Mandiri diyakini sedang dalam diskusi untuk berlangganan masalah tersebut," tambah sumber tersebut.
 
Adapun, DealStreetAsia menyatakan Jianpu belum menanggapi permintaan komentar DealstreetAsia pada saat publikasi. Sementara itu, Bank Prima Master menolak berkomentar atas laporan ini.
 
"Pembicaraan antara Bank Prima Master dan Bank Mandiri saat ini sedang dalam tahap pertengahan hingga lanjutan, tetapi belum ada keputusan akhir yang dibuat oleh salah satu pihak," tambah sumber tersebut.