Penjualan Mobil Honda Melesat 15 Persen Berkat Insentif PPnBM, Brio Paling Laris
Honda Brio (Foto: Dok. Antara)

Bagikan:

JAKARTA - PT Honda Prospect Motor melaporkan bahwa pada sepanjang 2021 sukses mencatatkan penjualan retail sebanyak 91.393 unit mobil untuk pasar domestik. Bukuan itu naik 15 persen dibandingkan dengan penjualan periode 2020 yang berjumlah 79.451 unit.

Direktur Inovasi Bisnis dan Penjualan Honda Prospect Motor Yusak Billy hasil menggembirakan yang diperoleh pada sepanjang tahun lalu tidak lepas dari sejumlah faktor penting yang menjadi penentu.

“Penjualan Honda di 2021 lalu didukung performa Honda Brio, peluncuran beberapa model baru, serta insentif PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) DTP (Ditanggung Pemerintah) yang efektif mendorong pertumbuhan pasar otomotif,” ujarnya dalam keterangan pers pada Jumat, 14 Januari.

Menurut Billy, walaupun mengalami pertumbuhan penjualan, pihaknya sempat terhambat oleh gangguan pasokan komponen untuk produksi yang bersumber dari dinamika global. Kondisi itu utamanya terjadi pada semester II 2021.

“Ini membuat output kami sedikit terkendala. Namun, situasi mulai membaik di akhir 2021 dan kami langsung memaksimalkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan konsumen yang masih tinggi,” tutur dia.

Hasilnya, sambung Billy, penjualan di Desember 2021 tercatat mengalami peningkatan sebesar 41 persen jika dibandingkan November dengan total 9.908 unit.

“Kami juga bersyukur bahwa permintaan konsumen masih sangat tinggi hingga akhir tahun lalu,” tegasnya.



Secara terperinci, bos Honda Indonesia itu menerangkan penjualan terbesar Honda datang dari Honda Brio dengan total 45.332 unit atau telah memberikan kontribusi sebesar 50 persen dari total penjualan sepanjang 2021 lalu.

Adapun, Honda HR-V 1.5 L juga memberikan kontribusi sebesar 18 persen, disusul kemudian Honda CR-V 10 persen, serta Honda City Hatchback sebesar 9 persen.

Sementara itu untuk periode 2022, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut memberikan program penjualan kepada konsumen mulai dari additional value hingga bebas biaya perawatan.

“Konsumen juga bisa mendapatkan bonus berupa gratis biaya perawatan berkala hingga potongan harga untuk tipe tertentu,” tutup Billy.