Berkat Bentangkan Poster ke Jokowi, Peternak Ini Dipanggil ke Istana Sampaikan Keluhan
Presiden Jokowi dengan peternak yang membentangkan poster, Suroto (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

Bagikan:

JAKARTA - Suroto tak menyangka saat dirinya mendapat panggilan untuk datang ke Istana Negara bertemu Presiden Joko Widodo.

Suroto, seorang peternak ayam ini, dipanggil usai melakukan aksi membentangkan poster saat Jokowi melakukan kunjungan kerja di Jalan Moh. Hatta, Blitar, Jawa Timur pada Selasa, 7 September.

“Kemarin pagi, pagi jam 8, jadi mendadak, kita enggak tahu, kaget. Ini pasti bohong, ini pasti bohong. Lah iya (ternyata) betul (diundang),” kata Suroto di Istana Negara, dilihat pada tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, 15 September.

Dalam pertemuan itu, Suroto menjadi salah satu peternak dalam perwakilan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur. Di sana, Suroto menjelaskan maksud dirnya membentangkan poster yang bertuliskan “Pak Jokowi Bantu Peternak Beli Jagung dengan Harga Wajar, Telur Murah” tersebut.

Selama ini, kata Suroto, para petani melalui asosiasi dan koperasi sudah mencoba mencari jalan keluar kepada sejumlah lembaga pemerintah yang ada di daerah hingga ke Kementerian Pertanian.

Namun, pertemuan-pertemuan tersebut tidak menghasilkan solusi bagi para peternak yang sedang dalam kondisi sulit tersebut.

“Sedangkan kita terjepit posisinya. Sudah usaha, itu tidak bisa jalan, kita produksi telur aja seumpama 100 persen itu masih rugi, sedangkan telur nggak bisa keluar numpuk di gudang kandang itu,” jelas dia.

Sampai akhirnya, Suroto berinisiatif membentangkan poster tersebut agar Jokowi mendengar dan melihat langsung apa yang dialami peternak.

Setelah pertemuan ini, Suroto yakin Jokowi dapat membantu memecahkan masalah yang sudah lama dihadapi para peternak, yaitu harga jagung yang cenderung naik dan harga telur yang sangat rendah.

“Saya percaya satu-satunya orang Indonesia yang pada saat ini yang bisa menolong peternak, ya hanya Pak Jokowi,” ujar Suroto.

Melanjutkan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyebut Jokowi telah menginstruksikan untuk segera mencari solusi terbaik bagi sektor perunggasan di Tanah Air.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian akan membuat suatu terobosan yang bisa menyeimbangkan sektor daripada perunggasan ini,” ucap Lutfi.