Pengungsi Rohingya yang Terpapar COVID-19 Meninggal di Medan
ILUSTRASI/VOI

Bagikan:

MEDAN - Seorang pengungsi Rohingya meninggal dunia akibat terpapar COVID-19. Pengungsi itu meninggal usai menjalani 2 hari perawatan di RS USU, Medan.

Kepala Rudenim Medan, Vencentius Purwo Hendratmoko mengatakan, pengungsi yang meninggal tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan umur 48 tahun. 

Pengungsi Rohingya di Medan itu meninggal pada Minggu 1 Agustus. Pria tersebut sebelumnya ditempatkan di Hotel Pelangi, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

"Meninggal di rumah sakit USU karena Covid-19.l kemarin. Sekitar pukul 17.00 WIB. Pemakaman sudah dimakamkan tadi siang," kata Vencentius saat dikonfirmasi wartawan, Senin, 2 Agustus. 

Vencentius enggan membeberkan identitas pengungsi rohingya itu. Namun kata dia, jenazah sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus COVID-19 di Simalingkar.

"Saya tidak bisa memberikan keterangan, harus ada keputusan dari pusat," sebutnya. 

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan, membenarkan pengungsi Rohingnya yang meninggal akibat COVID-19.

"Itu proses di kementerian dan sektor provinsi, tapi tidak apa-apa tetap sama. Nanti tetap kita data. Kita juga sudah melakukan langkah 3T, dan ini sudah jalan petugas kita," ujar Mardohar.