Bang Ijeck Lepas Rindu Sapa Jenderal Harimau Pemberian Suryo Prabowo yang Kini di Siantar Zoo
Harimau yang dulu dirawat Wagub Sumut Musa Rajekshah atau Bang Ijeck (musa_rajekshah)

Bagikan:

MEDAN - Berpisah dari hewan yang pernah dirawat memang cukup berat. Itu pun yang dialami Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah atau akrab disapa Bang Ijeck. Dia melepas rindu dengan Jenderal, harimau yang pernah dirawatnya.

“Rindu itu harus dibayar tuntas. Ya kan? Setiap kali melintasi Pematang Siantar, saya pasti singgah ke Siantar Zoo, walau barang sebentar. Tujuan saya menemui Jenderal, nama seekor Harimau Sumatera yang ada di sana,” kata Bang Ijeck lewat akun Instagram musa_rajekshah, Minggu, 1 Agustus.

Bang Ijeck menceritakan, harimau Jenderal dulunya dipelihara. Saat itu Suryo Prabowo memberikan harimau kecil kala bertugas sebagai Pangdam Bukit Barisan. 

“Sedikit cerita ke belakang, jadi, Jenderal ini diberikan oleh sahabat saya Bapak Letjen TNI Purn Suryo Prabowo. Kala itu, Pak Suryo bertugas sebagai Pangdam Bukit Barisan,” tutur Bang Ijeck.

Saat ditemukan harimau Jenderal dalam kondisi sakit. Bang Ijeck merawatnya sampai sehat.

“Waktu itu umurnya masih hitungan bulan. Sejak itu, Jenderal menjadi bagian keluarga saya. Makannya pun dulu, nasi putih dan ayam goreng,” sambungnya.

“Memang tak lama Jenderal bersama kami, karena memang dia adalah hewan dilindungi, lalu saya pun menyerahkan Jenderal ke Taman Hewan Pematang Siantar. Sedih juga karena harus berpisah. Namun ini adalah yang terbaik baginya,” ujar Bang Ijeck.

 

Jenderal kecil saat dirawat Wagub Sumut Bang Ijeck

Karena itu, saban kalimelewati Siantar, Wagub Sumut menyempatkan diri ke Siantar Zoo.

“Seperti kemarin saya kebetulan lewat Siantar, saya singgah. Sudah lama tak bertemu, rindu sudah menggebu. Begitu saya datang, saya panggil dia. "Jenderal, jenderal, sini jenderal". Awalnya dia terdiam, ternyata dia pun masih mengenali suara saya. Dilihatnya saya, lalu dia lari menghampiri saya seraya menggoyang-goyangkan kepalanya, mengaum, dan menyeringai lebar. Andai tak ada penghalang, sudah saya peluk dia. Tapi tak apalah, berjumpa saja sudah membuat hati bahagia,” tutur Bang Ijeck.