Angka Kematian di AS Akibat Corona Melewati 100 Ribu, Prediksi Trump Kandas
Peta Amerika Serikat (Photo by Morgan Lane on Unsplash)

Bagikan:

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pernah dengan lantam mengatakan, angka kematian warganya akibat coronavirus tidak akan melebihi 100 ribu. Tapi harapan itu kandas. Data menunjukkan, sudah 100.418 ribu orang yang meninggal akibat COVID-19 di AS.

Data dari Johns Hopkins University yang dilihat, Kamis, 28 Mei, AS telah melewati 100.000 kematian di pagebluk COVID-19 hanya dalam waktu kurang dari empat bulan. Bandingkan dengan total populasi bumi yang meninggal akibat COVID-19, mencapai lebih dari 355 ribu jiwa. Berarti AS 'menyumbang' sekitar 30 persen kematian.

Kasus positif pertama kali yang dilaporkan di negara ini, terjadi pada 21 Januari silam. Tepatnya seorang warga yang tinggal di negara bagian Washington.

Hingga sekarang, kasus positif paling banyak masih ada di sekitaran wilayah Chicago, Los Angeles dan pinggiran kota Washington DC. Selama puncak krisis ini, jumlah kematian setiap hari mencapai ratusan jiwa. Pihak rumah sakit kewalahan dan kamar mayat sementara dibangun di luar fasilitas kesehatan.

Dilansir dari BBC, korban tewas di AS menjadi yang tertinggi di dunia pada awal April. Dan terus melambung secara dramatis sejak saat itu.

Tangkap layar data dari Johns Hopkins University

 

Respon awal Trump

Saat awal-awal kasus infeksi terjadi di AS, Trump masih yakin kalau situasi di negerinya dalam status bisa dikendalikan. Bolak-balik dia membuat pernyataan bernada 'sombong' kalau semuanya, "akan baik-baik saja". Lalu dia memprediksi kalau angka kematian akan berkisar pada angka 60 ribu jiwa.

Cuma butuh empat bulan untuk menghancurkan kepercayaan diri Trump. Virus telah menyebar di seluruh 50 negara bagian. Menginfeksi 1,6 juta populasi di AS.

BBC kemudian membandikan angka kematian di AS akibat virus corona dengan gabungan orang yang mati akibat perang di Korea, Vietnam, Irak, dan Afghanistan - total 44 tahun -. Hasilnya, jumlah jiwa yang hilang hampir sama persis dengan jumlah orang Amerika yang kini kehilangan nyawa karena virus corona hanya dalam waktu empat bulan di Amerika.

Perang Korea (1950-1953): 36.500

Perang Vietnam (1961-1975): 58.000
Perang Irak (2003-2011): 4.500
Afghanistan (2001-hari ini): 2.000
Covid-19 (Per hari ini): 100.418

Angka Kematian AS dalam berbagai momen