Bagikan:

JAKARTA - Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan sejumlah orang yang kedapatan membawa senjata tajam, minuman keras, hingga obat-obatan terlarang saat pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Ops Cipkon) skala besar di wilayah hukum Polsek Metro Kebayoran Baru, Jumat, 29 Mei 2026 dini hari.

Kegiatan razia digelar untuk mengantisipasi kejahatan jalanan seperti 3C (curat, curas, dan curanmor), tawuran, begal, serta peredaran narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan mengatakan, operasi dimulai pukul 01.00 WIB di kawasan Traffic Light Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas guna mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan dan gangguan kamtibmas lainnya,” kata Putu dalam keterangannya, Jumat, 29 Mei 2026.

Dalam razia tersebut, sekitar pukul 01.34 WIB petugas mengamankan dua pengendara sepeda motor yang kedapatan membawa dua bilah senjata tajam jenis pisau.

Selain itu, polisi juga mengamankan dua remaja di bawah umur yang membawa minuman keras jenis anggur merah. Petugas turut mengamankan seorang lainnya yang kedapatan membawa obat-obatan terlarang jenis riklona, alprazolam, dan trihexyphenidyl.

“Pelaku kemudian diamankan di Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan,” ujarnya.

Tak hanya itu, petugas juga memberikan teguran kepada pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm, tidak membawa SIM, serta kendaraan yang tidak dilengkapi spion maupun pelat nomor.

“Kami turut mengamankan dua unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan dan kelengkapan lainnya,” ucapnya.

Diketahui, kegiatan Ops Cipkon skala besar diawali dengan apel gabungan pada pukul 00.30 WIB yang dipimpin langsung Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan.

Sementara pengawasan kegiatan di lapangan dipimpin Kasubnit Samapta Polsek Metro Kebayoran Baru AKP Purwono dengan penanggung jawab Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma.

Putu menuturkan, sebanyak 109 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

“Terdiri dari 14 personel TNI, 90 personel Polri, dan lima personel Satpol PP,” tuturnya.

Operasi kemudian berakhir sekitar pukul 02.00 WIB dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi. Secara umum, situasi selama pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah preventif dan antisipasi terhadap kejahatan jalanan 3C, aksi begal, peredaran narkoba, serta tawuran guna memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan,” pungkas Putu.