Bagikan:

JAKARTA - Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan pertahanan Ukraina, Dinas Keamanan Ukraina, dan intelijen militer melakukan serangan jarak jauh skala besar yang menargetkan wilayah Moskow Rusia pada Hari Minggu.

Presiden Zelensky mengatakan di Telegram, "operasi" tersebut melibatkan serangan pada jarak lebih dari 500 kilometer dan menargetkan area yang dilindungi oleh beberapa sistem pertahanan udara Rusia yang paling terkonsentrasi.

"Wilayah Moskow adalah wilayah yang paling jenuh dengan sistem pertahanan udara Rusia karena mereka paling melindungi area di sekitar pusat kekuasaan mereka," kata Zelensky, mengklaim kemampuan jarak jauh Ukraina semakin mampu mengatasi pertahanan tersebut, melansir Anadolu (18/5).

Lebih lanjut ia juga menyatakan pasukan Ukraina telah menyerang fasilitas di wilayah yang dikuasai Rusia, termasuk Krimea, selama sehari terakhir.

Zelensky mengklaim kemampuan serangan jarak jauh Ukraina yang semakin meningkat mengubah situasi medan perang dan persepsi internasional tentang konflik tersebut, menambahkan lebih banyak mitra asing sekarang menyadari kerentanan target di dalam wilayah Rusia.

"Perang ini, seperti yang sudah bisa diprediksi, kembali ke "pelabuhan asalnya'," jelasnya, menambahkan perkembangan ini menunjukkan konsekuensi dari apa yang ia sebut sebagai perang Rusia melawan Ukraina.

Terpisah, pihak berwenang Rusia sebelumnya mengatakan setidaknya tiga orang tewas dan 12 luka-luka akibat serangan pesawat tak berawak Ukraina selama sehari terakhir.

Selain itu, bandara-bandara Moskow terpaksa menangguhkan operasional beberapa kali karena serangan udara Ukraina.