Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan teknologi pertahanan Rusia Rosel Holding Rusia (bagian dari perusahaan teknologi negara Rostec) telah mengembangkan modul interferensi baru untuk sistem perang elektronik (EW) bergerak, demikian dilaporkan oleh layanan pers perusahaan negara tersebut.

"Rosel Holding telah mengembangkan modul pengacakan untuk sistem perang elektronik bergerak. Produk ini menghasilkan interferensi dalam rentang frekuensi tertentu dan memungkinkan penekanan saluran kontrol, telemetri, dan transmisi video dari berbagai drone. Hal ini merusak stabilitas tautan radio dan mempersulit pengendalian drone," demikian bunyi pernyataan tersebut, dilansir dari TASS (25/4)

Lebih lanjut layanan pers menjelaskan, sistem ini memiliki unit fungsional terpisah dan dapat dipasang pada berbagai platform, mulai dari stasiun EW bergerak pada sasis kendaraan hingga sistem perlindungan fasilitas stasioner.

"Modul ini secara fleksibel memperluas kemampuan sistem perang elektronik bergerak dan menciptakan zona pertahanan elektronik yang andal. Modul ini menekan saluran kontrol radio dan transmisi data dari sistem tanpa awak dan dapat digunakan untuk melindungi peralatan dan infrastruktur," menurut pernyataan tersebut.

"Arsitektur modularnya memungkinkan integrasi cepat ke dalam sistem yang ada dan peningkatan kemampuannya tanpa peningkatan yang ekstensif," tandasnya.