JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai memperketat pengawasan di jembatan penyeberangan orang (JPO) menyusul maraknya kasus pencurian material, terutama pelat besi.
Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan masyarakat yang menggunakan JPO untuk menyeberang jalan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pemasangan kamera pengawas menjadi salah satu upaya utama yang kini tengah dijalankan di berbagai titik JPO.
"Sekarang ini hampir semua JPO saya udah minta untuk mulai dipasang CCTV," kata Pramono di Jakarta Timur, Selasa, 14 April.
Selain pengawasan, Pemprov DKI juga menyiapkan langkah penindakan bagi pelaku pencurian yang masih nekat merusak fasilitas publik tersebut.
"Kalau kemudian masih ada yang mengambil atau mencuri besi-besi yang ada di JPO, saya akan mendorong untuk diambil tindakan tegas kepada siapapun itu, karena ini udah mengganggu ketertiban umum," ungkap Pramono.
BACA JUGA:
Pramono menilai pencurian pelat besi di JPO bukan hanya mengakibagkan kerugian material, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat yang melintas. Karena itu, penertiban akan dilakukan seiring dengan upaya pembenahan kota yang terus berjalan.
"Jakarta pelan-pelan kita benahi, mudah-mudahan orang siapapun yang akan melakukan itu segera kita bisa tangkap," ucapnya.
Kasus pencurian komponen JPO sebelumnya sempat menjadi sorotan karena menyebabkan kerusakan pada fasilitas penyeberangan. Kondisi tersebut dinilai memperbesar risiko kecelakaan, terutama bagi pejalan kaki yang mengandalkan JPO untuk melintas di ruas jalan padat.