MAGELANG - Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memproduksi mobil sedan listrik secara besar-besaran pada 2028. Target itu disampaikan saat meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, Kamis, 9 April.
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan Indonesia kini sudah memiliki kemampuan memproduksi bus dan truk listrik. Ia menyebut langkah itu penting sebagai bagian dari industrialisasi dan transisi menuju energi yang lebih bersih.
“Sekarang sudah ada bus listrik, truk listrik,” kata Prabowo.
Ia mengaku mendapat laporan bahwa kemampuan produksi VKTR bisa mencapai 10.000 bus listrik. Tingkat komponen dalam negeri atau TKDN, menurutnya, saat ini sudah 40 persen. Dalam waktu sekitar dua tahun ditargetkan naik menjadi 60 persen, lalu dua tahun berikutnya menuju 80 persen.
Prabowo juga menyatakan pemerintah telah membentuk perusahaan untuk memproduksi sedan listrik. Karena itu, Indonesia tidak boleh berhenti pada bus dan truk listrik saja.
“Saya berharap di tahun 2028 kita akan produksi setahun besar-besaran mobil sedan listrik,” ujarnya.
BACA JUGA:
Bagi Prabowo, industrialisasi menjadi tahap penting dalam kebangkitan teknologi sebuah bangsa. Teknologi, harus diolah menjadi industri agar memberi manfaat nyata bagi negara.
Ia menyebut peresmian fasilitas kendaraan komersial listrik ini sebagai tonggak yang membanggakan. Menurutnya, inisiatif sektor swasta seperti yang dijalankan VKTR sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan masuk ke elektrifikasi.