JAKARTA — Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Aldhaheri menegaskan seluruh warga asing di negaranya berada dalam kondisi aman di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
“Saya menegaskan bahwa Uni Emirat Arab tetap aman dan stabil. Lebih dari 200 warga negara asing tetap dalam kondisi aman dan harmonis,” ujar Aldhaheri dalam konferensi pers, dikutip Antara Rabu 8 April malam.
Ia memastikan, sistem pertahanan dan institusi di Uni Emirat Arab tetap berjalan optimal, sehingga aktivitas masyarakat, termasuk warga asing, tidak terganggu.
Menurutnya, stabilitas tersebut juga didukung oleh kondisi ekonomi yang kuat, termasuk sektor perbankan dengan likuiditas tinggi dan permodalan yang solid.
Meski demikian, Aldhaheri mengakui bahwa dampak konflik di kawasan Timur Tengah memiliki efek global, terutama pada sektor energi dan rantai pasok.
BACA JUGA:
Ia menjelaskan, sekitar 20 persen pasokan minyak dunia dan perdagangan gas alam cair (LNG) melewati Selat Hormuz, sehingga gangguan di wilayah tersebut dapat memicu kenaikan harga energi dan biaya logistik internasional.
“Ini bukan sekadar isu regional, tetapi juga isu global yang berdampak pada banyak negara, termasuk Indonesia,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Aldhaheri juga menegaskan bahwa pemerintah UEA terus memantau situasi dan memastikan keamanan seluruh warga, termasuk komunitas internasional yang tinggal di negara tersebut.