Bagikan:

JAKARTA - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh jet tempur F-35 Amerika Serikat (AS) saat terbang di atas langit Iran tengah.

Menurut Al Jazeera, Jumat 3 April, informasi ini disampaikan melalui unggahan saluran Telegram kantor berita Fars yang melaporkan jet tempur AS tersebut "hancur total dan jatuh".

Namun, tidak ada informasi lebih lanjut tentang kondisi pilot dari jet tempur yang mengalami rusak parah tersebut.

Kantor Berita Mehr mengatakan, tidak mungkin pilot berhasil melontarkan diri karena "ledakan dahsyat" akibat kecelakaan tersebut.

Pemerintah AS belum memberikan konfirmasi resmi atas jatuhnya jet tempur siluman F-35 ini.

Beredar kabar jet tempur milik AS yang ditembak jatuh Iran ini bukan jenis F-35 tetapi jenis F-15 yang harga produksi untuk model barunya mencapai 100 juta dolar AS.

Sebelumnya, Kamis 19 Maret 2026, jet F-35 milik AS mengalami kerusakan akibat terkena tembakan serangan darat dari Iran harus mendarat darurat di pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Komando Pusat AS sempat membatah insiden yang dialami jet tempur F-35 itu dan akhirnya mengkonfirmasi keadaan pilot dinyatakan selamat dan dalam kondisi stabil.