JAKARTA - Presiden AS Donald Trump kembali menumpahkan kekecewaannya terhadap negara-negara sekutu AS khususnya di Eropa yang menolak membantu mengirimkan kapal perang untuk mengendalikan Selat Hormuz.
Trump sekali lagi mengejek Inggris yang tidak memiliki cadangan sumber daya melimpah seperti AS. Bahkan miliarder properti itu mengolok-ngolok Inggris agar mengumpulkan keberanian dahulu sebelum bergabung dengan perang AS-Israel terhadap Iran.
“Semua negara yang tidak bisa mendapatkan bahan bakar jet karena Selat Hormuz, seperti Inggris, yang menolak terlibat dalam pemenggalan kepala Iran, saya punya saran untuk Anda: Nomor 1, beli dari AS, kita punya banyak, dan Nomor 2, kumpulkan keberanian yang tertunda, pergi ke Selat, dan rebut saja,” tulisnya di media sosial Truth Social, Selasa 31 Maret.
Sebelumnya, Trump meminta Prancis, Inggris, Australia, Jepang, Korea Selatan hingga China untuk mengirimkan kapal perang demi membantu AS mengendalikan Selat Hormuz, dampak perang dengan Iran.
Namun, Starmer menegaskan bahwa Inggris tidak akan terlibat dalam pusaran perang yang berpotensi meluas di Timur Tengah akibat agresi Israel-AS terhadap Iran.
Negara-negara lain yang diminta Trump juga menyatakan ogah membantu AS-Israel.
Harga minyak sudah tergoncang sejak perang AS-Israel vs Iran. Goncangan tersebut terjadi karena terganggunya pasokan energi dunia dari Selat Hormuz.
Para analis memperkirakan krisis energi dampak serangan AS-Israel terhadap Iran jika terus berlanjut akan mengancam ekonomi dunia.