Bagikan:

JAKARTA - Kepolisian Daerah Papua Barat Daya menangkap 12 orang terduga pelaku penyerangan terhadap empat tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Setya Agustin Hengkelare mengatakan penangkapan dilakukan dalam operasi gabungan antara Polda Papua Barat Daya dan Polres Tambrauw.

“Sebanyak 12 orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap tenaga kesehatan telah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Papua Barat Daya,” ujarnya dilansir ANTARA, Kamis, 19 Maret.

Para pelaku masing-masing berinisial TY (28), LY (57), SY (19), AY (44) yang diketahui sebagai Kepala Kampung Banfot, MY (29) selaku Kepala Kampung / Desa Bamusbama, serta BY, AY, TY, WY (49) seorang PNS, PY (49), dan YJ.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain tujuh senapan angin, tujuh parang, empat noken, tiga tombak, satu tikar atau alas tidur, 11 anak panah.

Menurut Kompol Jenny, penangkapan dilakukan setelah aparat melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

“Tim gabungan melakukan penggerebekan di wilayah Bamusbama berdasarkan hasil penyelidikan awal dan informasi masyarakat,” katanya.

Terkait status hukum ke-12 orang tersebut, kepolisian menyatakan masih dalam tahap pendalaman untuk menentukan peran masing-masing.

“Mengenai status mereka sebagai tersangka masih dalam proses. Penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing,” ujarnya.

Penyidik juga masih menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain serta motif di balik penyerangan terhadap tenaga kesehatan tersebut.

Selain itu, dugaan keterkaitan para terduga pelaku dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) juga masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

“Keterkaitan dengan kelompok tertentu masih didalami. Kami akan menyampaikan perkembangan berikutnya setelah proses pemeriksaan selesai,” kata Jenny.

Sebelumnya, insiden penyerangan terhadap empat tenaga kesehatan oleh orang tak dikenal (OTK) di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 11.37 WIT yang menewaskan dua orang korban.