JAKARTA - Iran memutus total pasokan gas ke Irak yang digunakan untuk mengoperasikan pembangkit listrik karena aksi militer.
"Akibat eskalasi kawasan, pasokan gas Iran ke Irak sepenuhnya terputus satu jam yang lalu sehingga mengakibatkan hilangnya sekitar 3.100 megawatt listrik," kata juru bicara Kementerian Kelistrikan Irak Ahmed Musa dilansir ANTARA dari Sputnik, Kamis, 19 Maret.
Menurutnya, kementerian telah menginstruksikan koordinasi intensif dengan kementerian perminyakan negara tersebut untuk mengganti hilangnya pasokan gas dengan bahan bakar alternatif dan cadangan gas domestik.
Sebelumnya pada 28 Februari lalu, Amerika dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, hingga menyebabkan berbagai kerusakan dan menewaskan banyak warga sipil.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan tempat fasilitas militer milik Amerika di seluruh Timur Tengah.
BACA JUGA:
Eskalasi seputar Iran telah menyebabkan penghentian lalu lintas di Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama untuk pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Penghentian lalin itu berpengaruh terhadap ekspor dan produksi minyak kawasan tersebut.