Bagikan:

JAKARTA - Presiden Donald Trump mengatakan pada Hari Rabu, serangan oleh pasukan Amerika dan Israel terhadap Iran diperlukan untuk mencegah Tehran mengembangkan senjata nuklir, mengklaim jika Washington tidak bertindak terlebih dahulu, Iran dapat menyerang Israel.

"Jika kita tidak menyerang dalam waktu dua minggu, mereka akan memiliki senjata nuklir," kata Presiden Trump dalam pidatonya di sebuah acara di Gedung Putih, dikutip dari Anadolu (5/3).

"Dan ketika orang-orang gila memiliki senjata nuklir, hal-hal buruk terjadi," tambahnya.

Lebih lanjut Presiden Trump menekankan, AS bertindak sebelum Iran dapat menargetkan Israel.

"Saya pikir jika kita tidak melakukannya terlebih dahulu, mereka akan melakukannya terhadap Israel dan memberi kita kesempatan, jika itu memungkinkan," katanya.

Ia juga mengulangi klaimnya bahwa serangan AS terhadap Iran Juni lalu telah sangat menurunkan kemampuan nuklir Iran.

"Itu adalah penghancuran total potensi nuklir mereka, dan itu sangat, sangat merugikan mereka," klaimnya.

"Kepemimpinan mereka sedang runtuh dengan cepat. Setiap orang yang tampaknya ingin menjadi pemimpin, akhirnya tewas," tambah Trump.

Diketahui, ketegangan regional telah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada Hari Sabtu, menewaskan lebih dari 900 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan para pejabat militer tinggi.

Iran telah membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi tempat aset militer AS berada.