Bagikan:

JAKARTA - Jamaah dari berbagai kota berbondong-bondong berdatangan untuk melaksanakan salat tarawih hari pertama ramadan 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Seorang ibu bernama Lestari (48), asalDepok, Jawa Barat, mengaku senang dengan fasilitas masjid yang terus diperbarui, mulai dari toilet yang nyaman, kamar mandi yang disediakan untuk musafir (orang yang melakukan perjalanan jauh), bahkan fasilitas menginap di masjid untuk i'tikaf (berdiam diri di masjid) menjelang Idul Fitri.

Dilansir ANTARA, Lestari yang ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Februari, datang bersama ketiga anak perempuannya menggunakan transportasi kereta rel listrik (KRL) merasa keterjangkauan Masjid Istiqlal juga semakin mudah.

"Tadi saya turun (stasiun) Juanda, enak tinggal jalan, mau ngajarin anak-anak biar rajin ibadah selama ramadan. Pengin ngerasain juga tarawih pertama di Istiqlal gimana," katanya.

Ia mengaku senang karena Masjid Istiqlal selama ramadan juga menyediakan fasilitas berbuka puasa gratis.

"Besok-besok mau coba juga buka puasa gratis di sini, kan lumayan," ujar dia.

Namun demikian, ia merasa perlu ada fasilitas khusus bagi lanjut usia (lansia) maupun disabilitas dari tempat wudhu ke tempat salat berjamaah.

"Cuma dari tempat wudhu ke tempat salat-nya agak jauh jalannya, tadi sempat lihat ada lift sih, cuma mungkin bisa disediakan kursi roda atau petugas khusus, kasihan ibu-ibu yang sudah tua kalau jalannya jauh," tuturnya.

Menteri Agama (Menag),Nasaruddin Umar mengatakan Masjid Istiqlal siap menjadi rumah bagi semua umat beragama, tak hanya umat Muslim, selama ramadan 1447 Hijriah.

"Karena model pengelolaannya, Istiqlal diundang ke Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York dan dipercaya menjadi model pembangunan masjid di Amerika Latin dan Afrika," ujar dia.

Nasaruddin memaparkansalah satu ikon internasional Istiqlal adalah Terowongan Silaturahim, lorong bawah tanah yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta, yang sering dikunjungi tamu negara, mulai dari Presiden ke-44 Amerika SerikatBarack Obama hingga para kepala negara lainnya.

"Di dalam terowongan, terdengar perpaduan suara azan dan lonceng gereja, melambangkan harmoni antariman," katanya.