Bagikan:

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) pejabat pajak di Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait dengan kepentingan bisnis sektor perkebunan.

Hal ini disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo yang menyebut ada tiga orang diamankan dalam operasi senyap pada Rabu, 4 Februari. Mereka di antaranya adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono dan pihak swasta dari Buana Karya Bhakti (BKB) yang merupakan perusahaan di bidang perkebunan kelapa sawit.

“Tiga orang yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif, yaitu dua orang merupakan fiskus atau petugas pajak, salah satunya Kepala KPP Madya Banjarmasin serta satu orang lagi dari pihak PT BKB selaku wajib pajak di sektor perkebunan kelapa sawit,” kata Budi kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 5 Februari.

Budi mengatakan pihak PT BKB ini mengurus restitusi atau kelebihan bayar pajak. Nilainya disebut hingga miliaran rupiah.

“KPK telah melakukan ekspose dan menetapkan status hukum kepada para pihak yang diamankan dalam 1x24 jam,” tegasnya.

“Kami akan sampaikan secara lengkap konstruksi, kronologi, dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam konpers sore nanti,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK menggelar OTT dan mengamankan tiga orang. Rinciannya, dua ASN dan satu swasta.

Diduga ada pemberian uang terkait dengan restitusi pajak pertambahan nilai (PPN). Dari operasi senyap itu ditemukan barang bukti berupa uang sebesar Rp1 miliar.