JAKARTA - Denmark yang juga anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) bersama enam negara anggota aliansi lainnya menyerukan penghormatan terhadap "kedaulatan, integritas teritorial, dan keutuhan perbatasan" Greenland dalam sebuah pernyataan bersama, menyusul pernyataan terbaru ketertarikan Amerika Serikat terhadap wilayah otonom Denmark di Arktik itu.
"Greenland adalah milik rakyatnya. Hanya Denmark dan Greenland, dan merekalah yang berhak memutuskan masalah yang menyangkut Denmark dan Greenland," kata para pemimpin Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol dan Inggris dalam pernyataan bersama, melansir Anadolu (7/1).
Lebih lanjut pernyataan tersebut menekankan, keamanan Arktik tetap menjadi "prioritas utama bagi Eropa," menegaskan kembali banyak sekutu Eropa meningkatkan kehadiran, aktivitas, dan investasi mereka untuk menjaga keamanan wilayah tersebut.
"Oleh karena itu, keamanan di Arktik harus dicapai secara kolektif, bersama dengan sekutu NATO termasuk Amerika Serikat, dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip Piagam PBB, termasuk kedaulatan, integritas teritorial, dan tidak dapat diganggu gugatnya perbatasan. Ini adalah prinsip-prinsip universal, dan kami tidak akan berhenti membela prinsip-prinsip tersebut," tegas para pemimpin.
Mereka juga mencatat, AS adalah "mitra penting dalam upaya ini, sebagai sekutu NATO dan melalui perjanjian pertahanan antara Kerajaan Denmark dan Amerika Serikat tahun 1951."
Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyatakan keinginannya untuk mengambil alih Greenland, wilayah otonom di dalam Denmark, dan tidak mengesampingkan kemungkinan melakukannya dengan kekuatan militer.
BACA JUGA:
Sehari setelah operasi militer AS di Venezuela yang menangkap Presiden Nicolas Maduro, Presiden Trump pada hari Minggu memperbarui seruannya untuk pengambilalihan Greenland oleh Amerika demi kepentingan keamanan AS.
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mendesak Presiden Trump untuk "menghentikan ancaman tersebut."
Beberapa negara Eropa, serta Uni Eropa, menyatakan dukungan kuat untuk Denmark dan Greenland pada hari Senin, menolak anggapan masa depan pulau itu dapat ditentukan oleh kekuatan luar dan menekankan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah.