JAKARTA - Duta Besar Husam Zomlot mengatakan peresmian Kedutaan Besar Palestina di London sebagai momen monumental, berterima kasih kepada Pemerintah Inggris, menyebutnya sebagai titik balik dalam hubungan kedua negara.
Status perwakilan Palestina di ibu kota Inggris resmi berubah menjadi Kedutaan Besar pada Hari Senin, menyusul pengakuan Inggris terhadap Negara Palestina pada September lalu.
"Titik balik dalam hubungan Inggris-Palestina, dan tonggak penting dalam perjalanan panjang rakyat Palestina menuju kebebasan dan penentuan nasib sendiri. Solidaritas rakyat Inggris telah membantu kita mencapai titik ini dan akan sangat penting dalam perjalanan panjang ke depan," cuit Dubes Zomlot dalam unggahan di media sosial X, seperti dikutip (7/1).
Dubes Zomlot pun berterima kasih kepada Pemerintah Inggris dan Menteri Urusan Timur Tengah Hamish Falconer.
"Saya berharap dapat memperkuat kerja sama bilateral kita dan memajukan upaya menuju perdamaian yang adil dan abadi," katanya.
Dubes Zomlot menandai peresmian Kedubes Palestina dengan menunjukkan plakat resmi kedutaan pada Hari Senin, setelah penyelesaian seluruh pengatuan resmi dan protokol yang diperlukan kedua negara, dikutip dari WAFA.
A turning point in British-Palestinian relations, and a milestone in the Palestinian people’s long journey to freedom and self-determination. The solidarity of the British people has helped us reach this point and will be critical on the long road ahead. pic.twitter.com/52SeWOmIUV
— Husam Zomlot (@hzomlot) January 6, 2026
Plakat baru tersebut menggantikan sebutan sebelumnya "Misi Palestina untuk Inggris" menjadi "Kedutaan Besar Negara Palestina", yang mencerminkan status diplomatik penuh kedutaan tersebut.
Sebelumnya, usai pengakuan Inggris terhadap Negara Palestina, bendera Palestina resmi berkibar di halaman misi perwakilan Palestina di London September tahun lalu.
Dalam pidatonya kepada para pejabat senior Inggris, anggota korps diplomatik, dan perwakilan komunitas Palestina, Duta Besar Zomlot, atas nama Presiden Mahmoud Abbas dan rakyat Palestina, mengucapkan terima kasih, menekankan peresmian ini adalah hasil dari perjuangan tanpa henti selama 100 tahun oleh rakyat Palestina.
"Ini adalah hari harapan, hari keteguhan, dan hari yang mengingatkan dunia bahwa perdamaian bukan hanya mungkin, tetapi juga tak terelakkan, ketika berakar pada keadilan, martabat, dan kesetaraan," kata Duta Besar Zomlot.
Ia menggambarkan peresmian tersebut sebagai pengakuan atas hak tak terelakkan rakyat Palestina untuk kedaulatan negara dan kesetaraan di antara bangsa-bangsa.
"Kedutaan ini merupakan bukti bahwa identitas kami tidak dapat disangkal, kehadiran kami tidak dapat dihapus, dan hidup kami tidak dapat diremehkan," jelasnya.
"Bagi suatu bangsa yang ditolak hak penentuan nasib sendiri selama lebih dari satu abad, ini adalah momen monumental. Hari ini, komunitas Palestina di Inggris memiliki rumah kedua – sepotong Palestina di tanah Inggris," kata Dubes Zomlot.
BACA JUGA:
Dalam kesempatan itu Dubes Zomlot menegaskan kembali komitmen Palestina terhadap perdamaian yang adil dan abadi berdasarkan hukum internasional, pengakhiran pendudukan Israel, dan pemenuhan hak-hak pengungsi Palestina.
Upacara tersebut dihadiri oleh Marsekal Korps Diplomatik, pejabat senior FCDO, anggota korps diplomatik, serta para pemimpin dan anggota komunitas Palestina di Inggris.