JAKARTA - Hyundai Rotem Co., anak perusahaan kereta api dan pertahanan dari Hyundai Motor Group, bulan ini mengirimkan batch ekspor kereta cepat pertamanya ke Uzbekistan, setelah menyelesaikan produksi lebih awal dari jadwal, kata perusahaan tersebut.
Upacara pelepasan pengiriman diadakan di Changwon, sekitar 300 kilometer tenggara Seoul, dengan dihadiri pejabat dari kedua negara, termasuk Wakil Perdana Menteri Uzbekistan Jamshid Khodjaev, dan para eksekutif Hyundai Rotem.
Pengiriman tersebut terdiri dari enam kereta cepat, dengan total 42 gerbong, yang disesuaikan untuk kondisi jalur dan iklim gurun Uzbekistan. Kereta-kereta tersebut berbasis pada model EMU-260 perusahaan, yang telah beroperasi secara komersial sejak tahun 2021.
Nantinya, kereta-kereta tersebut akan beroperasi di rute jarak jauh yang membentang sekitar 1.286 km di Uzbekistan.
"Fakta bahwa kami mengirimkan kereta-kereta ini lebih awal menunjukkan kekuatan teknologi kereta api berkecepatan tinggi Korea yang telah terakumulasi," kata Kim Jeong-hoon, kepala Divisi Solusi Kereta Api Hyundai Rotem, selama upacara tersebut, menurut perusahaan, seperti melansir Kyodo News 20 Desember.
Hyundai Rotem mendapatkan kontrak tersebut pada Juni 2024 dari Uzbekistan Railways Corp., yang kemudian menandai kesepakatan ekspor luar negeri pertama Korea Selatan untuk kereta api berkecepatan tinggi yang dikembangkan di dalam negeri.
BACA JUGA:
Hyundai Rotem mengatakan, pihaknya berencana menggunakan proyek Uzbekistan sebagai fondasi untuk memperluas ekspor kereta api berkecepatan tinggi di masa mendatang.
"Kami akan memastikan pengiriman yang lancar dan dukungan pemeliharaan untuk semua rangkaian kereta," kata seorang pejabat perusahaan.
"Bersama dengan mitra domestik kami, kami akan terus mempromosikan keunggulan kereta api berkecepatan tinggi K di seluruh dunia," tandasnya.