JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Mesir Badr Abdelatty telah menginstruksikan Kedutaan Mesir di Athena untuk meningkatkan koordinasi dengan otoritas Yunani untuk penanggulangan lintas imigran ilegal.
Mengutip AN, Rabu 17 Desember, langkah ini bertujuan untuk mendukung para penyintas dan mempercepat pemulangan jenazah imigran ilegal.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Mesir menambahkan, kedutaan telah menghubungi keluarga para korban untuk mengatur pemindahan jenazah imigran kembali ke tanah air.
Sambil menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban, Kemenlu Mesir kembali memperingatkan warga tentang risiko migrasi ilegal.
Kemenlu juga memperingatkan warga Mesir untuk tidak bepergian ke luar negeri dengan jalur ilegal lantaran rawan tindak pidana perdagangan orang dan kasus kekerasan.
BACA JUGA:
Mesir telah meningkatkan upaya untuk menekan migrasi ilegal berdasarkan kebijakan strategi nasional yang diluncurkan tahun 2016. Para pejabat Mesir menegaskan negaranya tidak akan digunakan untuk lintas imigran ilegal.
Pihak berwenang mengatakan tidak ada kapal migran yang berangkat dari pantai Mesir sejak strategi tersebut diperkenalkan.
Meski demikian, Mesir tercatat menampung hampir 10 juta warga negara asing, termasuk pengungsi, pencari suaka, dan migran dari 133 negara.