JAKARTA - Sedikitnya lima tentara tewas dalam ledakan bom bunuh diri yang dilakukan seorang pria di pos militer Nigeria timur laut dekat perbatasan dengan Kamerun.
Hal itu diumumkan oleh sumber keamanan dan pertahanan setempat dikutip dari AFP. Namun, militer Nigeria membantah adanya korban jiwa dari pihak tentara.
“Saya menghitung lima mayat tergeletak berlumuran darah di belakang rumah saya,” kata anggota kelompok milisi yang disponsori pemerintah setempat, Umar Sa’idu.
Umar Sa’idu mengaku membantu mengangkut para jasad korban untuk dievakuasi ke rumah sakit.
Militer Nigeria hanya mengkonfirmasi adanya korban luka tanpa menyebutkan jumlahnya.
Sejumlah sumber mengatakan kepada AFP pada Senin 15 Desember malam dan Selasa 16 Desember pagi bahwa serangan itu terjadi pada Minggu, 14 Desember.
Bom bunuh diri itu menargetkan posisi militer di Firgi, sebuah daerah dekat Pulka, kota terpencil di negara bagian Borno.