JAKARTA - Novia (25), ibu hamil yang turut menjadi korban kebakaran di Terra Drone Indonesia di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa 9 Desember 2015 siang, meninggal dunia akibat kehabisan oksigen.
Prasetyo, sepupu korban mengatakan, Novia yang merupakan karyawan di PT tersebut, tengah bekerja di lantai 5 gedung. Namun, api yang berasal dari lantai dasar terus membesar mengakibatkan korban tidak bisa menyelamatkan diri.
“Iya di lantai 5. Mau turun ke lantai 1 karena api sudah berasap, balik lagi ke lantai 5 dan terjebak di situ,” katanya kepada media di RS Bhayangkara Tingkat 1 Pusdokkes Polri, Keramat Jati, Jakarta Timur Selasa 9 Desember 2025.
Menurutnya, dengan kondisi tubuh korban yang masih utuh, diduga tewas akibat kehabisan oksigen.
“Dari kondisinya sih alhamdulillah aman ya, maksudnya masih utuh. Mungkin (kehabisan) oksigen,“ terang Prasetyo.
BACA JUGA:
Ia mengungkapkan bahwa korban saat ini tengah hamil tua. Korban kemungkinan akan melahirkan pada bulan Januari 2026 mendatang.
"Sudah tua ya (usia kandungan), Kemungkinan Januari itu sudah mau ini... sudah HPL-nya ya." ungkapnya.
Prastyo mengaku baru mendapat kabar sepupunya meninggal sekitar pukul 15.00 WIB. Sementara dikabarkan, gedung tersebut terbakar pada 12.30 WIB.
“Tadi itu lagi di jalan, kayaknya jam habis Ashar ya. Jam 3-an lah,” ucapnya.
Menurut Prasetyo, keluarga berencana memulangkan jenazah ke Lampung untuk dimakamkan di kampung halaman korban.
“Tadi dapat kabar dimakamkan di Lampung. Mungkin besok kali ya, kemungkinannya,” pungkasnya.